LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Gemuruh Revolusi di Kazakhstan: Mengapa dan Ke Mana Arahnya

Kerusuhan ini juga menggambarkan ketidakpuasan rakyat terhadap pemerintahan otoriter yang korup yang hanya menguntungkan segelintir elit penguasa.

2022-01-07 11:31:50
Kazakhstan
Advertisement

Suasana masih mencekam di Kazakhstan menyusul kerusuhan yang dipicu naiknya harga bahan bakar LPG dalam sepekan terakhir. Kekacauan ini semakin memburuk dan pertumpahan darah harus terjadi untuk menentukan ke mana arah masa depan negeri bekas pecahan Uni Sovyet itu. Rusia sampai-sampai harus mengirimkan pasukan setelah puluhan demonstran anti-pemerintah tewas akibat bentrokan dengan aparat keamanan.

Sejumlah gedung pemerintah dan kantor balai kota di Almaty dibakar massa. Mobil-mobil polisi juga hangus dilalap api. Massa mengambil alih bandara. Ratusan orang luka.

Polisi menuding demonstran bertanggung jawab atas tewasnya 13 rekan mereka dan menyebabkan 353 lainnya luka.

Advertisement

Ribuan demonstran yang marah turun ke jalan dan peristiwa ini menjadi krisis terbesar di Kazakhstan sejak negara itu merdeka pada 1991.

Belum tiga tahun berkuasa, Presiden Kassym-Jomart Tokayev kini harus menghadapi tantangan krisis di tengah pertarungan pengaruh Rusia dan Amerika Serikat di kawasan tersebut.

Dilansir dari laman the New York Times, Kamis (6/1), kerusuhan ini juga menggambarkan ketidakpuasan rakyat terhadap pemerintahan otoriter yang korup yang hanya menguntungkan segelintir elit penguasa.

Advertisement

Baca juga:
Dubes RI di Kazakhstan: WNI dalam Keadaan Aman, Diimbau Hati-Hati dan Waspada
Potret Situasi Kazakhstan yang Makin Mencekam

Apa yang memicu kerusuhan?

Kemarahan rakyat dipicu keputusan pemerintah yang menaikkan harga gas LPG yang banyak dipakai sebagai bahan bakar kendaraan. Namun akar dari kemarahan ini jauh lebih dalam, termasuk kesenjangan sosial ekonomi di tengah masyarakat. Rata-rata gaji warga Kazakhstan berkisar USD 570 per bulan atau sekitar Rp 8 juta, menurut data statistik pemerintah, tapi lebih banyak lagi yang pendapatannya kurang dari itu.

Apa yang diinginkan demonstran?

Seiring unjuk rasa yang kian beringas, tuntutan demonstran semakin meluas dari mulai turunkan harga bahan bakar hingga kondisi politik yang lebih bebas. Di antara yang mereka inginkan adalah sistem pemilihan umum untuk kepala daerah yang selama ini ditunjuk oleh presiden.

Singkatnya, mereka ingin kekuatan politik yang berkuasa selama ini disingkirkan karena tidak memberi ruang oposisi sejak 1991.

Bagaimana reaksi pemerintah terhadap demonstran?

Tokayev menyebut para demonstrans sebagai segerombolan teroris dan mengumumkan keadaan darurat serta meminta bantuan Rusia untuk mengirimkan pasukan. Tak hanya itu pemerintah juga memutus jaringan Internet, memblokir aplikasi pesan singkat, termasuk Facebook, WhatsApp, Telegram, dan untuk pertama kalinya juga aplikasi China WeChat. Warga yang berkumpul tanpa izin juga dilarang. Pemerintah juga akhirnya menuruti beberapa kemauan demonstran, membubarkan kabinet dan mengumumkan akan dibubarkannya parlemen yang artinya akan ada pemilu baru. Namun sejauh ini langkah itu belum memuaskan demonstran.

Siapa tokoh politik utama di Kazakhstan?

Presiden pertama Kazakhstan Nursultan Nazarbayev, 81 tahun, mengundurkan diri pada 2019. Mantan pandai besi dan pemimpin Partai Komunis itu naik ke tampuk kekuasaan pada 1989 ketika masih menjadi bagian dari Uni Sovyet. Di masa kepemimpinannya dia mampu membujuk investasi dari perusahaan energi asing untuk mengembangkan kekayaan sumber daya alam minyak yang diperkirakan mencapai 30 miliar barel, termasuk yang terbesar di bekas pecahan negara Sovyet.

Sebagai pemimpin, Nazarbayev kemudian mengumumkan kemerdekaan Kazakhstan setelah Uni Sovyet hancur. Dia kemudian menyerahkan jabatan kepresidenan kepada Tokayev pada 2019. Tokayev adalah orang dekat Nazarbayev sekaligus ketua Majelis Tinggi di Parlemen dan mantan perdana menteri serta menteri luar negeri.

Banyak kalangan menilai Tokayev adalah boneka Nazarbayev untuk mengamankan cengkeraman kekuasaan keluarga dan kroni-kroninya.

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.