Foto udara ini menunjukkan kendaraan-kendaraan yang rusak akibat Topan Kalmaegi di Talamban, Provinsi Cebu, Rabu (05/11/2025). (AFP/ Jam Sta Rosa)
Advertisement
Petugas pemadam kebakaran di Kota Canlaon, Negros Oriental, berjibaku menyelamatkan seorang wanita yang terjebak di tengah banjir besar akibat hujan deras yang dipicu Topan Kalmaegi, Rabu (5/11/2025). Guyuran hujan tanpa henti membuat sejumlah wilayah di Filipina tengah lumpuh, dengan korban tewas meningkat menjadi 66 orang.
Cebu, yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata utama Filipina, menjadi wilayah yang paling parah terdampak. Warga mulai membersihkan rumah dan tempat usaha yang rusak parah setelah banjir terburuk dalam sejarah provinsi itu mulai surut.
Advertisement
Kehancuran akibat Topan Kalmaegi, yang oleh warga setempat dijuluki Tino, terjadi hanya sebulan setelah gempa berkekuatan 6,9 magnitudo mengguncang wilayah utara Cebu. Rangkaian bencana ini menambah penderitaan ribuan warga yang sebelumnya telah kehilangan tempat tinggal.
Petugas pemadam kebakaran menyelamatkan seorang wanita di tengah banjir yang meluap akibat hujan deras yang disebabkan oleh Topan Kalmaegi di sepanjang jalan di Kota Canlaon, Negros Oriental, Filipina tengah, Rabu (05/11/2025). AFP
Foto udara ini menunjukkan rumah-rumah yang rusak akibat Topan Kalmaegi di Talisay, Provinsi Cebu, Rabu (05/11/2025). AFP/ Jam Sta Rosa
Foto udara ini menunjukkan rumah-rumah yang rusak akibat Topan Kalmaegi di Talisay, Provinsi Cebu, Rabu (05/11/2025). AFP/ Jam Sta Rosa
Foto udara ini menunjukkan rumah-rumah yang rusak akibat Topan Kalmaegi di Talisay, Provinsi Cebu, Rabu (05/11/2025). AFP/ Jam Sta Rosa
Foto udara ini menunjukkan kendaraan-kendaraan yang rusak akibat Topan Kalmaegi di Talamban, Provinsi Cebu, Rabu (05/11/2025). AFP/ Jam Sta Rosa
Sebuah kontainer pengiriman menghalangi jalan setelah tersapu banjir akibat Topan Kalmaegi di Kota Mandaue, Provinsi Cebu, Rabu (05/11/2025). AFP/ Jam Sta Rosa
Mobil-mobil yang rusak akibat Topan Kalmaegi di Talamban, Provinsi Cebu, Rabu (05/11/2025). AFP/ Jam Sta Rosa
Warga melihat rumah-rumah yang rusak akibat Topan Kalmaegi di Talisay, Provinsi Cebu, Rabu (05/11/2025). AFP/ Jam Sta Rosa
Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.
Hujan yang lebat mengguyur Pekalongan selama berjam-jam, mengakibatkan banjir bandang dan tanah longsor. Berikut adalah kronologi lengkap kejadian tersebut.