Erdogan: Muslim sedunia tidak akan tinggal diam atas krisis Al-Aqsa
Erdogan: Muslim sedunia tidak akan tinggal diam atas krisis Al-Aqsa. Erdogan mengatakan itu kepada wartawan sebelum bertolak ke Arab Saudi dari Bandara Istanbul. Dia juga mendesak aparat keamanan Israel menghindari penggunaan kekerasan yang bertentangan dengan hukum internasional.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kemarin mengatakan dunia muslim tidak akan tinggal diam atas kekerasan yang terjadi di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem.
Erdogan mengatakan itu kepada wartawan sebelum bertolak ke Arab Saudi dari Bandara Istanbul. Dia juga mendesak aparat keamanan Israel menghindari penggunaan kekerasan yang bertentangan dengan hukum internasional dan nilai-nilai kemanusiaan.
"Al-Aqsa bukan hanya milik rakyat Palestina, tapi juga tempat suci bagi 1,7 miliar umat Islam sedunia," kata dia, seperti dilansir laman Daily Sabah, Senin (24/7).
Erdoga kembali menegaskan, dia mendesak Israel untuk bertindak sesuai hukum internasional dan mencegah tindakan yang bisa memperpanas situasi.
"Dunia Islam tidak akan diam saja atas pelarangan di Al-Aqsa dan penodaan terhadap martabat muslim," tegas dia.
Sejak Jumat dua pekan lalu Israel menutup Masjid Al-Aqsa setelah insiden penembakan yang menewaskan tiga pemuda Palestina dan dua polisi Israel. Tak hanya itu Israel juga memasang alat pemindai logam dan kamera pengawas di kompleks masjid yang makin memicu kemarahan warga muslim Palestina.
Baca juga:
Begini penjagaan ketat Masjid Al-Aqsa yang ditentang warga Palestina
Bebal, Israel tolak cabut detektor logam di Masjid Al-Aqsa
Video polisi Israel tendang jemaah Palestina sedang salat di Al-Aqsa
Pria Kristen doa bersama warga Palestina sedang salat di Yerusalem
Terdesak, Israel akhirnya copot detektor logam di Masjid Al-Aqsa
Israel copot alat pemindai logam, tapi kamera ditambah di Al-Aqsa
Umat muslim dan Kristen bersatu bela Masjid Al-Aqsa