LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Erdogan ancam AS jika tidak pulangkan sosok diduga dalang kudeta

Erdogan ancam AS jika tidak pulangkan sosok diduga dalang kudeta. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengancam tidak akan menyerahkan tersangka teroris kepada Amerika Serikat jika Washington tidak menyerahkan Fethullah Gulen, ulama yang disebut dalang kudeta militer pada 2016.

2018-01-12 16:00:13
Turki
Advertisement

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengancam tidak akan menyerahkan tersangka teroris kepada Amerika Serikat jika Washington tidak menyerahkan Fethullah Gulen, ulama yang disebut dalang kudeta militer pada 2016.

Ankara sudah berulang kali meminta Washington menyerahkan Gulen namun AS mengatakan tidak cukup bukti untuk mengekstradisi pria itu yang diduga dalang kudeta itu.

"Sejauh ini kami menyerahkan 12 teroris kepada Amerika Serikat, tapi mereka juga menyerahkan satu orang yang kami inginkan. Mereka terus beralasan," kata Erdogan kemarin di hadapan para pemimpin daerah di Istana Kepresidenan di Ankara, seperti dilansir laman Middle East Monitor, Jumat (12/1).

Advertisement

Erdogan menambahkan jika AS tidak memberikan Gulen, maka selama dia menjabat sebagai presiden, AS tidak akan mendapatkan teroris lain dari negara mereka.

"Kalau kalian (AS) tidak menyerahkan dia (Gulen) kepada kami, maka maaf saja, mulai sekarang, tiap kali kalian meminta kami menyerahkan teroris lagi, selama saya masih menjabat, itu tidak akan terjadi," kata Erdogan.

Turki adalah negara muslim terbesar anggota organisasi negara NATO dan menjadi sekutu penting AS di Timur Tengah.

Advertisement

Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu Rabu lalu mengatakan hubungan kedua negara dirusak oleh Washington karena mereka tidak mengekstradisi Gulen dan mendukung kelompok milisi Suriah Kurdi (YPG) dan sayap politiknya, PYD.

"AS tidak mendengar kami, mereka malah mendengarkan PYD/YPG. Bisakah itu disebut hubungan kerja sama strategis? Turki adalah negara yang tidak akan tergelincir oleh kebijakan tak konsisten AS di kawasan," ujar Erdogan.

Baca juga:
Aturan bocah sembilan tahun boleh menikah di Turki tuai kecaman
Penjara Turki larang napi baca novel klasik macam Ali Baba dan The Little Prince
Erdogan sebut Assad teroris yang membunuh rakyat sipil
Turki larang perayaan Tahun Baru di Alun-alun Taksim
Kartunis Semarang juara lomba di Turki berbekal gambar Yerusalem

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.