Enam orang tewas, 20 luka dalam aksi teror di Jembatan London
Enam orang tewas, 20 luka dalam aksi teror di Jembatan London. Tiga pelaku teror ditembak mati oleh polisi dan dua lagi masih buron.
Teror kembali terjadi di London, Inggris. Sebuah mobil van berwarna putih menabrak orang-orang pejalan kaki di Jembatan London tadi malam.
Harian the Sun melaporkan, Minggu (4/6), enam orang tewas dalam insiden itu dan tiga pelaku teror ditembak mati oleh polisi. Namun dua pelaku lain hingga kini masih buron.
"Polisi bertindak secara cepat dan berani dalam menanggapi peristiwa ini. Tiga pelaku teror di tembak di lokasi kejadian. Mereka tewas ditembak delapan menit usai panggilan telepon dilakukan," jelas Asisten Komisaris, Mark Rowley.
"Sejauh ini, kami meyakini bahwa enam orang telah tewas selain tiga pelaku yang ditembak mati oleh polisi. Dan setidaknya 20 korban telah dibawa ke enam rumah sakit di London," sambungnya.
Aksi teror ini mengundang kecaman dari berbagai pihak, tak terkecuali Wali Kota London Sadiq Khan. Wali kota muslim itu dengan tegas mengutuk serangan yang memakan korban tewas dan terluka itu.
"Saya mengutuk dengan keras serangan ini. Tidak ada pembenaran dengan cara apapun untuk tindakan barbar ini," kata Khan dalam sebuah pernyataan resmi yang dikeluarkan dini hari tadi, seperti dilansir dari laman CBS News, Minggu (4/5).
"Serangan ini jelas disengaja dan dilakukan oleh para pengecut terhadap orang-orang London yang tak bersalah dan para pengunjung yang ingin menikmati Sabtu malam mereka," tambahnya.
Dalam pernyataan sama, Khan meminta agar masyarakat London untuk tetap tenang dan tidak terpancing suasana karena sampai sekarang situasi masih perlu penanganan.
Baca juga:
Pelaku teror Jembatan London pakai rompi bom bohongan
Saksi sebut pelaku teror Jembatan London teriak 'ini untuk Allah'
Suasana usai teror mobil seruduk pejalan kaki di Jembatan London
Teror Jembatan London, warga sumbang makanan, penginapan buat korban
Ada aksi teror, WNI di Inggris diminta hindari 'London Bridge'