Dubes Jepang: MRT Ubah Gaya Hidup Orang Jakarta Secara Drastis
Proyek MRT ini juga menjadi perhatian Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia, Kanasugi Kenji.
MRT menjadi salah satu moda transportasi alternatif di Jakarta, yang bisa membantu warga menghindari kemacetan. Saat ini jalur MRT sedang dalam proses perpanjangan.
Proyek MRT ini juga menjadi perhatian Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia, Kanasugi Kenji. Kenji menyoroti proyek lanjutan MRT Jakarta dalam pidatonya saat Peringatan Ulang Tahun Kaisar Jepang Naruhito yang ke-63 pada Rabu (23/2) malam.
Di hadapan undangan para duta besar asing dan pejabat Indonesia, Kenji menyampaikan pembangunan jalur Utara-Selatan MRT Jakarta telah beroperasi. Jalur MRT Utara-Selatan Fase 1 membentang dari kawasan Lebak Bulus hingga Bundaran HI.
Sedangkan pembangunan Fase 2 akan dilanjutkan dari Bundaran HI hingga Ancol Barat.
Kenji menyebut Jalur Stasiun Thamrin dan Monas menjadi rute lanjutan MRT yang hampir rampung. Dia berharap desain dasar bagian tengah Jalur MRT Timur-Barat bisa selesai pada akhir Februari ini.
"Pekerjaan konstruksi dimulai untuk memperpanjang Jalur Utara-Selatan yang sudah beroperasi. Pekerjaan perpanjangan jalur Thamrin-Monas telah selesai hampir 50 persen, bahkan selama pandemi. Desain dasar dari bagian tengah Jalur Timur-Barat juga diharapkan selesai pada akhir bulan ini," jelas Kenji.
Kenji mengatakan dia bangga bahwa kerja sama Jepang akan terus berkontribusi besar untuk membuat kehidupan masyarakat di Jakarta menjadi lebih baik.
"MRT sangat diapresiasi karena telah mengubah gaya hidup orang Jakarta secara drastis pada Juni 2020," ujar Kenji.
Dalam acara tersebut, maskot MRT bernama "Martin" hadir untuk menyapa dan berfoto bersama tamu undangan. Selain itu, terdapat juga stan-stan produk makanan dan minuman Jepang yang dapat dinikmati oleh tamu undangan.
Harapan Kaisar Jepang untuk Indonesia
Kaisar Jepang, Naruhito menyampaikan harapannya untuk Indonesia dalam perayaan ulang tahunnya ke-63 yang digelar Kedutaan Besar Jepang di Indonesia di Hotel Mulia Jakarta, pada Kamis (23/2) malam.
"Kami berharap 'people to people exchange', yang merupakan dasar dari persahabatan kita dapat dihidupkan kembali dalam waktu dekat," ujar Dubes Kenji menirukan harapan Kaisar Jepang.
Acara perayaan tersebut juga dihadiri oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Sekretaris Jenderal ASEAN Lim Jock Hoi, Duta Besar Jepang untuk ASEAN Kiya Masahiko, serta beberapa tokoh Nasional seperti Jusuf Kalla, Anies Baswedan, Zainuddin Amali, dan Ignasius Jonan.
Selain pidato, acara perayaan dibuka oleh penampilan tabuh genderang yang dikenal sebagai tradisi Taiko. Terdapat pula sejumlah tenant Jepang yang memadati ruang acara perayaan.
Reporter Magang: Yobel Nathania
(mdk/pan)