Dua Orang Ukraina Tewas dalam Serangan Udara Rusia di Ibu Kota Kiev
Invasi Rusia di Ukraina masih berlangsung. Setelah menggempur kota pelabuhan Mariupol, Rusia dilaporkan melakukan serangan udara di ibu kota Kiev.
Sedikitnya dua orang tewas dan 12 lainnya terluka setelah serangan udara menghantam gedung apartemen di ibu kota Ukraina, Kiev. Hal ini disampaikan badan kedaruratan Ukraina pada Senin.
"Pada pukul 07.40, jasad dua orang ditemukan di gedung apartemen sembilan lantai," jelas dalam unggahan Facebook, dikutip dari Al Arabiya, Selasa (15/3).
Badan kedaruratan juga menyebutkan, tiga orang lainnya dirawat di rumah sakit. Sementara sembilan orang dirawat di TKP.
Badan ini menambahkan, gedung apartemen itu berasa di distrik Obolon, Kiev.
Sementara itu di kota pelabuhan Mariupol, lebih dari 2.100 warga dilaporkan tewas sejak invasi Rusia yang dimulai pada 24 Februari tersebut.
Disebutkan juga sekitar 100 bom udara dijatuhkan di kota pelabuhan itu. Pengeboman yang menyasar rumah sakit bersalin pada Rabu pekan lalu melukai 17 orang dan menuai kecaman internasional.
Kota di Laut Azov itu berpenduduk sekitar setengah juta jiwa itu terkepung sejak awal Maret dan menghadapi "bencana kemanusiaan" seperti disebutkan pemerintah Ukraina dan lembaga bantuan, di mana terjadi kelangkaan air maupun alat pemanas serta makanan.
Baca juga:
Gaya Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy Jenguk Tentara Terluka di Rumah Sakit
China Bantah Tudingan AS Soal Rusia Minta Bantuan Militer
"Bagi Mereka yang Gugur, Kami Tak Punya Pilihan Selain Harus Menang"
Penjualan Perlengkapan Perang Melonjak di Tengah Serangan Rusia ke Ukraina
Pejabat AS Sebut Rusia Minta Bantuan Militer dari China
Secara Hukum Bolehkah WNI Ikut Berperang di Ukraina?
VIDEO: Pasukan Rusia Tembaki Fasilitas Militer NATO di Ukraina