Donald Trump ingin pengedar narkoba di AS dijatuhi hukuman mati
Trump juga sempat menyebut negara-negara yang menerapkan hukuman mati bagi para pengedar narkoba. Aturan itulah yang ingin dia terapkan di negaranya.
Beberapa negara di dunia memberlakukan hukuman mati untuk para pengedar narkoba. Sebabnya, narkoba telah menjadi momok di setiap negara yang harus dimusnahkan. Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga menganggap bahwa para pengedar narkoba sebenarnya pantas untuk jatuhi hukuman mati.
"Presiden Trump menganggap pengedar obat-obatan terlarang sama buruknya dengan pembunuh berantai. Dia akan senang jika ada undang-undang yang menyebutkan bahwa pengedar narkoba harus dieksekusi mati," kata seorang sumber yang tidak disebutkan namanya, dikutip dari CNBC, Senin (26/2).
Trump juga sempat menyebut negara-negara yang menerapkan hukuman mati bagi para pengedar narkoba. Aturan itulah yang ingin dia terapkan di negaranya.
Dia pernah mengatakan "kalian tahu orang-orang China dan Filipina tidak punya masalah dengan narkoba, karena mereka membunuh para pengedarnya,".
Meski demikian, Trump mengakui bahwa undang-undang semacam itu akan sulit diberlakukan di negaranya. Oleh karenanya dia mendukung hukuman penjara minimal dua tahun bagi para pengedar narkoba yang menjual barang terlarang tersebut kurang dari dua gram.
Namun, tim Trump dilaporkan sedang membahas prospek untuk mengadopsi elemen kebijakan non-toleransi seperti di Singapura. Trump juga ingin agar tersedia lebih banyak pendidikan anti-narkoba di sekolah-sekolah AS.
Baca juga:
Palestina kecewa AS pindahkan kantor kedubesnya di Yerusalem Mei nanti
Kehadiran Ivanka Trump di Olimpiade Korsel tuai kritikan netizen
Ekspresi Jenderal Korut saksikan penutupan Olimpiade Pyeongchang bareng Ivanka Trump
Girangnya Ivanka Trump berkalung medali Olimpiade Pyeongchang
Tak yakin bisa lindungi murid, guru di AS tolak dipersenjatai
Jimmy Carter: Solusi dua negara dalam konflik Palestina-Israel kian memudar
Begini cara pasukan pelindung perbatasan AS-Meksiko asah keahlian