Donald Trump gembira terima surat dari Kim Jong-un, ini isinya
Donald Trump gembira terima surat dari Kim Jong-un, ini isinya. "Itu adalah surat yang sangat sangat, sangat positif. Pesannya menunjukkan bahwa Korut berkomitmen untuk fokus pada denuklirisasi berkelanjutan di Semenanjung Korea," kata juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menerima surat dari pemimpin Korea Utara Kim Jong-un yang berisi ajakan untuk menggelar pertemuan kedua. Surat itu digambarkan sebagai sesuatu yang sangat positif oleh AS.
"Itu adalah surat yang sangat sangat, sangat positif. Pesannya menunjukkan bahwa Korut berkomitmen untuk fokus pada denuklirisasi berkelanjutan di Semenanjung Korea," kata juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders, dikutip dari Asia One, Selasa (11/9).
"Tujuan utama surat itu adalah untuk menjadwalkan pertemuan lain dengan Presiden Trump dan kami terbuka untuk untuk memulai proses koordinasi," tambahnya.
Sanders menambahkan, dikirimnya surat itu adalah bukti kemajuan lebih lanjut antara hubungan AS dengan Korut.
"Kami pikir ini adalah hal penting dan kami senang telah membuat kemajuan ini. Presiden Trump layak untuk mendapat penghormatan karena berhasil membawa dua belah pihak ke meja perundingan," ungkap Sanders.
"Pada akhirnya, yang terbaik adalah mempertemukan dua pemimpin untuk duduk bersama," tambahnya.
Sebagaimana diketahui, Trump dan Kim mengadakan pertemuan bersejarah di Singapura pada Juni lalu untuk meningkatkan prospek terobosan dalam membatasi program nuklir Korut.
Namun, sejak pertemuan itu, belum ada perkembangan berarti yang mengarah pada denuklirirasi Korut. Bahkan, saat hendak dilakukan perundingan lanjutan mengenai denuklirisasi, AS malah mendapat surat ancaman dari Korut.
Hal itu membuat kunjungan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo ke Korut batal. Meski demikian, tidak ada penjelasan dari pihak AS maupun Korut mengenai pembatalan tersebut.
Baca juga:
Trump puji Kim Jong-un karena tidak tampilkan rudal nuklir dalam parade militer
Duterte tuding Trump penyebab inflasi di Filipina
Kim Jong-un ingin berdamai dengan Korsel dan AS sebelum jabatan Trump berakhir
Buku tulisan jurnalis Washington Post ungkap Trump ingin Assad dibunuh
Trump batalkan kenaikan gaji pegawai negeri AS
Dituding jadi penghalang hubungan AS-Korut, China sebut Trump tak masuk akal