Dituduh bunuh majikan, ART asal Indonesia dicokok polisi Singapura
Dituduh bunuh majikan, ART asal Indonesia dicokok polisi Singapura. Aparat kepolisian Singapura membekuk Asisten Rumah Tangga (ART) asal Indonesia dengan tuduhan membunuh wanita lanjut usia. Usai dijebloskan ke ruang tahanan, pelaku akan langsung dihadapkan ke meja hijau Rabu (15/2) besok.
Aparat kepolisian Singapura membekuk Asisten Rumah Tangga (ART) asal Indonesia dengan tuduhan membunuh wanita lanjut usia. Usai dijebloskan ke ruang tahanan, pelaku akan langsung dihadapkan ke meja hijau Rabu (15/2) besok.
Dilansir Straits Times, Selasa (14/2), Wanita berusia 77 tahun itu diketahui bernama Madam Tay Quee Lang, dia ditemukan tewas di ruang keluarga yang terletak di lantai empat apartemennya, Senin (13/2) kemarin. Polisi langsung menuju lokasi kejadian setelah menerima telepon, sebelum akhirnya korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.
Sesaat setelah kejadian, pelaku diketahui meninggalkan kantor kepolisian sekitar pukul enam sore waktu setempat, sedangkan jasad korban baru dikeluarkan dari tempat kejadian satu jam berikutnya.
Madam Tay, diketahui telah lama menggunakan kursi roda usai terjatuh setahun lalu. Dia tinggal bersama suaminya di apartemen tersebut bersama suaminya Tan Hee Seng.
Para tetangga mengaku ART telah bersama pasangan itu selama satu bulan terakhir. Pembantu itu terdengar berteriak tidak lama setelah kejadian.
Ashaari Hasan Basri (28), tetangga korban, mengaku langsung menelepon polisi setelah mendengar tangisan pembantu itu. "Dia menangis dan berteriak 'Ah Ma' (bahasa Hokkien untuk nenek) dari dalam unit itu, lalu saya berlari masuk."
Masuk ke dalam, Hasan menemukan nenek tersebut telah tergeletak dan pembantu itu nampak kebingungan. Hasan mendengar pengakuan dari pelaku yang menyebut majikannya menusuk dirinya sendiri dengan menggunakan pisau.
Sementara, keluarga Madam Tay yang berada di apartemen itu menolak berkomentar terkait penangkapan pembantu mereka.
Baca juga:
Icip-Icip Makanan Sehat dari Singapura
Diplomat Arab Saudi dibui 10 tahun gara-gara lecehkan pekerja magang
Gunakan dokumen palsu, Imigrasi Pekanbaru amankan WNA Singapura
Keren, ada restoran 'ajaib' ala Harry Potter di Singapura
Kerja sama pariwisata, Singapura buka penerbangan langsung ke Aceh