Dituding jadi penghalang hubungan AS-Korut, China sebut Trump tak masuk akal
"Banyak orang, termasuk saya, merasa bahwa AS adalah negara pertama di dunia yang kerap memutarbalikkan kebenaran dengan logika yang tidak bertanggung jawab dan tidak masuk akal," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying
China menanggapi dengan keras tudingan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut bahwa negara tersebut mempersulit hubungan AS dengan Korea Utara. China menganggap pernyataan Trump tersebut sangat tidak masuk akal.
"Banyak orang, termasuk saya, merasa bahwa AS adalah negara pertama di dunia yang kerap memutarbalikkan kebenaran dengan logika yang tidak bertanggung jawab dan tidak masuk akal," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying, dikutip dari Channel News Asia, Kamis (30/8).
"Logika ini tidak mudah dipahami oleh semua orang," lanjutnya.
Tudingan Trump datang karena pihaknya menilai China tidak membantu mengendalikan Korut agar negara tersebut mau melakukan denuklirisasi. Sebab, sebelumnya Trump sudah membuat kesepakatan dengan Kim Jong-un namun hingga kini proses denuklirisasi tak kunjung terealisasi.
Trump pun menumpahkan kesalahan ini kepada China, dengan menyebut negara itu sengaja mempengaruhi Korut agar memperlambat proses denuklirisasi.
"China membuat hubungan kami dengan Korut semakin sulit. Sebagian besar masalahnya adalah karena sengketa perdagangan dengan China," ujar Trump di Gedung Putih.
China pun membantah tuduhan ini dan meminta agar AS berkaca daripada menumpahkan kesalahan kepada pihak lain.
"Kami berharap AS dapat memainkan peran positif konstruktif dalam menyelesaikan masalah seperti China. Untuk memecahkan masalah, mereka harus melihat dirinya sendiri alih-alih mengalihkan kesalahan kepada orang lain," jelas Hua.
Baca juga:
Korut enggan lakukan denuklirisasi, Trump tuding China penyebabnya
Trump batalkan kunjungan Menlu AS ke Korut usai terima surat ancaman
Koran Korea Utara tuding AS diam-diam siapkan rencana jahat buat Pyongyang
Dianggap tak ada kemajuan soal nuklir, Trump batalkan kunjungan Menlu AS ke Korut
Stephen Biegun ditunjuk sebagai utusan khusus AS Korea Utara
Dua bulan usai pertemuan Trump-Kim Jong-un, denuklirisasi Korut dinilai gagal