Dipaksa ikut les bejibun, bocah 10 tahun bunuh diri
Insiden di Provinsi Jiangsu itu menunjukkan sisi gelap ketatnya iklim pendidikan China
Seorang bocah asal Jiangsu, China bunuh diri dengan cara melintasi jalan raya yang sedang ramai dilintasi mobil. Dia bertindak nekat lantaran frustasi dengan omelan ibunya yang menyuruh terus belajar.
Insiden bunuh diri ini terjadi pada 11 Juli lalu, seperti dilaporkan Shanghaiist, Jumat (15/7). Awalnya, anak tersebut rupanya menyelinap keluar dari rumah karena jenuh dengan jadwal sangat padat, yang disusun sang ibu.
Sang ibu yang tidak menemukannya di ruang belajar, segera mencari bocah laki-laki tersebut dan menemukannya tengah bermain bersama teman-teman. Melihat hal tersebut, sang ibu otomatis menarik anaknya pulang untuk kembali belajar, namun sang anak menolak.
Pertengkaran terjadi, sang ibu kemudian memukul bocah tersebut. Sakit hati lantaran dipukul sang ibu, anak ini marah dan mengancam memutuskan hubungan dengan ibunya.
Masih dikuasai emosi, bocah 10 tahun ini kemudian berlari ke tengah jalan raya yang sibuk dan tak ayal dia ditabrak mobil yang melaju kencang. Melihat insiden ini, polisi lalu lintas berusaha untuk menyelamatkan anak tersebut, namun sayang nyawanya tidak bisa tertolong lagi.
Polisi kemudian menetapkan sang ibu sebagai tersangka karena 'menyiksa' anaknya dengan berbagai jadwal belajar yang padat, sehingga tidak membiarkan bocah tersebut bermain dengan teman sebayanya.
Di China, anak-anak dituntut oleh orangtua untuk mendapat nilai akademis yang baik. Sayangnya, tuntutan tersebut tidak dibarengi dengan kebutuhan sosial anak-anak mereka.
Baca juga:
Di China, istri dan anak koruptor ikut dipenjara
Demi ajarkan arti kehidupan, ayah ini bawa anaknya jalan kaki 700 km
China larang anak biliuner pamer kekayaan di televisi
Orangtua Sibuk Foto-foto, 2 Anak Rusak Koleksi Museum
Tak lahirkan anak lelaki, istri disiksa keluarga suami
Miris, anak-anak di desa ini wajib panjat tebing demi ke sekolah
Pria ini tega ajak anaknya bersepatu roda sejauh 540 kilometer