Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

China larang anak biliuner pamer kekayaan di televisi

China larang anak biliuner pamer kekayaan di televisi Anak-anak orang kaya yang pamer kekayaan di Instagram. © Richkidsofinstagram.tumblr.com

Merdeka.com - Pemerintah China telah melarang anak biliuner untuk tampil dalam reality show di televisi. Itu menjadi bagian dari upaya China menekan kecemburuan sosial.

Situs berita CNBC, kemarin, memuat sejumlah alasan yang mendasari pelarangan tersebut. Di antaranya, seperti diungkap ShanghaiDaily.com, institusi pemerintah China yang mengurusi media informasi menyebut pelarangan bertujuan untuk menjauhkan anak di bawah umur dari sorotan kamera dan membiarkan mereka menikmati masa mudanya.

Di sisi lain, Time.com dan media massa lainnya menyebut pelarangan itu muncul seiring meningkatnya perhatian pemerintah China terhadap kelakuan para anak biliuner yang memamerkan kekayaannya di publik.

Sayang, pelarangan itu disebut tak akan membuahkan hasil. Sebab, para anak biliuner dinilai lebih memilih menggunakan akun media sosial ketimbang televisi untuk memamerkan kekayaannya.

Ini seperti dilakukan Wang Sicong. Tahun lalu, putra biliuner Wang Jianlin itu memasang foto anjingnya yang memakai dua jam Apple anyar di akun media sosial miliknya. Selain itu, pria berusia 26 tahun itu juga mem-posting pernyataan bahwa kriteria pacar idamannya adalah bertubuh montok.

Kelakuan Wang mengundang kritik Xin Hua. Kantor berita China itu menyebut Wang memberikan contoh buruk dengan sembarangan menyebarkan informasi vulgar.

Kontras dengan apa yang dilakukan Wang Sicong, lusinan anak orang kaya di Fujian diperintahkan untuk menghadiri kelas khusus. Mereka diajarkan kedisplinan dan tanggung jawab.

"Anak orang kaya seringkali merasa superior. Untuk itu, perlu sanksi tegas membuat mereka belajar bertanggungjawab," kata salah seorang instruktur kepada Beijing Youth Daily.

(mdk/yud)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP