Diancam teror jelang Tahun Baru, Eropa siaga satu
Peringatan itu juga memuat sejumlah nama yang akan menjadi calon penyerang.
Polisi Wina, Austria, kemarin memperingatkan kemungkinan akan ada serangan teror di masa setelah Hari Natal hingga Tahun Baru mendatang.
Kabar itu didapat polisi Wina dari laporan sebuah badan intelijen.
Serangan teror itu diperkirakan akan menggunakan sejumlah bom, senjata api. Namun laporan intelijen itu tidak menyebutkan di mana serangan akan terjadi, seperti dilansir stasiun televisi CNN, Sabtu (27/12).
Peringatan itu juga memuat sejumlah nama yang akan menjadi calon penyerang. Polisi sudah menyelidiki nama-nama itu namun belum menemukan bukti konkret.
"Walau bagaimana pun informasi ini jadi panduan yang bisa memicu bahaya," ujar kepolisian Wina.
Sebagai bentuk antisipasi, Wina dan sejumlah kepolisian di Eropa semakin memperketat pengamanan di sejumlah fasilitas publik dengan menempatkan polisi lebih banyak.
Polisi Prancis juga menyatakan mereka mengerahkan lebih dari 48 ribu petugas keamanan di lokasi-lokasi strategis di masa liburan sejak 19 Desember hingga 4 Januari 2016 mendatang. Prancis juga mengatakan akan merekrut 2.000 polisi baru mulai bulan depan.
Baca juga:
Bandara Paris pecat dua pria muslim sebab punya jenggot panjang
Usai bakar masjid, massa di Prancis kembali berunjuk rasa
ISIS siap serang Eropa dengan senjata kimia dan biologi
Tersiksanya ekonomi Prancis usai serangan teroris tewaskan 130 orang
Angela Merkel terpilih sebagai 'Sosok Tahun Ini' versi TIME