LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Detik-Detik Menegangkan Penembakan di Sekolah Turki, Jumlah Korban Tewas Bertambah jadi 9 Orang

Sebuah penembakan terjadi di sekolah menengah Ayser Calik, Turki, yang mengakibatkan sembilan orang meninggal dan 13 lainnya terluka.

Kamis, 16 Apr 2026 11:22:55
turki
Petugas keamanan dan tim darurat Turki berdiri di halaman sekolah menengah lokasi penembakan di Kahramanmaras, Turki, Rabu (15/4/2026). (Dok. IHA/AP) (© 2026 Liputan6.com)
Advertisement

Tragedi penembakan di Sekolah Menengah Ayser Calik di Kahramanmaras, Turki, menyebabkan korban jiwa bertambah. Sebanyak sembilan orang meninggal dunia dan 13 lainnya mengalami luka-luka, di mana enam di antaranya berada dalam kondisi kritis, seperti yang disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri, Mustafa Ciftci.

Gubernur Kahramanmaras Mukerrem Unluer, mengungkapkan bahwa penembakan tersebut dilakukan oleh seorang siswa laki-laki yang duduk di kelas 8 pada hari Rabu waktu setempat. Motif di balik tindakan tersebut masih belum diketahui.

Dilansir dari Antara pada Kamis (16/4), pelaku membawa senjata api di dalam ranselnya dan secara tiba-tiba menembaki secara membabi buta setelah memasuki dua ruang kelas. Pelaku juga dilaporkan tewas dalam insiden ini, namun penyebab kematiannya, apakah karena bunuh diri atau terluka dalam kekacauan, masih belum jelas.

Gubernur Unluer menjelaskan bahwa senjata yang digunakan kemungkinan merupakan milik ayah pelaku, yang diketahui adalah mantan petugas kepolisian. Pelaku dilaporkan datang ke sekolah dengan membawa lima pucuk senjata api dan tujuh magasin.

Advertisement

Menteri Dalam Negeri Ciftci juga menyatakan bahwa kegiatan belajar mengajar di Kahramanmaras akan dihentikan selama dua hari akibat kejadian tragis ini.

Di sisi lain, Kementerian Kehakiman telah mengambil langkah hukum terhadap individu-individu yang mendukung kekerasan, membenarkan tindakan pelaku, menyebarkan kepanikan, serta menyampaikan informasi yang menyesatkan di media sosial dan platform digital. Aktivitas digital yang muncul pasca serangan tersebut akan terus dipantau di seluruh 81 provinsi Turki, dengan koordinasi yang dilakukan bersama 171 pengadilan pidana.

Advertisement

Peristiwa Beruntun

Serangan yang terjadi pada hari Rabu berlangsung sehari setelah insiden penembakan lainnya di sebuah sekolah menengah atas di Provinsi Sanliurfa, di mana seorang mantan siswa melukai 20 orang. Pelaku, yang berumur 19 tahun dan diidentifikasi sebagai OK, mengakhiri hidupnya setelah melakukan serangan tersebut.

Mengutip laporan dari Middle East Eye, OK menyerang Sekolah Menengah Kejuruan dan Teknik Ahmet Koyuncu, tempat ia pernah menuntut ilmu sebelumnya. Serangan ini diduga merupakan tindakan balas dendam atas kegagalan akademis yang ia alami. Ia juga dituduh secara pribadi menyalahkan kepala sekolah atas masalah yang dihadapinya.

Sebuah laporan dari surat kabar Turki, Sabah, mengungkapkan bahwa OK tidak dapat menyelesaikan pendidikan di sekolah menengah pertama karena sering tidak masuk, dan kemudian mendaftar di sekolah menengah berbasis pendidikan jarak jauh yang juga gagal ia selesaikan.

Selain itu, laporan tersebut menyebutkan bahwa ia telah mengancam sekolah tersebut dalam jangka waktu yang cukup lama dan bahkan sempat ditahan sehari sebelum serangan akibat ancaman tersebut, namun akhirnya dibebaskan. Dalam salah satu pesan yang dikirimkan, ia menulis,

"Bersiaplah, akan ada serangan di sekolah ini dalam beberapa hari."

Advertisement

Penembakan di sekolah tergolong jarang terjadi di Turki, dan para komentator televisi setempat menggambarkan dua serangan yang terjadi dalam dua hari berturut-turut ini sebagai kemungkinan aksi tiruan, menunjukkan bahwa serangan pertama mungkin telah memicu serangan kedua setelah mendapat perhatian media yang luas.

Berita Terbaru
  • Masjid Al Hidayah Kendal Terima Bantuan Sapi Kurban Presiden Bobot 1,1 Ton
  • Momen Iduladha, Istri Bawa Nasi Kebuli Jenguk Noel Ebenezer di Rutan KPK
  • Perbankan Jaga Pertumbuhan, J Trust Bank Bukukan Laba Bersih Rp56,32 Miliar per April 2026
  • DPR Dorong Polri Investigasi Total Pemadaman Massal di Sumatra: Terlalu Banyak Dirugikan
  • Aturan Idul Adha di Jakarta: Darah dan Jeroan Kurban Tak Boleh Dibuang ke Selokan
  • konten ai
  • liputan6
  • penembakan
  • turki
Artikel ini ditulis oleh
Editor Henni Rachma Sari
T
Reporter Tim Global, Wisnoe Moerti
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.