LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Demonstran Hong Kong Minta Maaf kepada Warga karena Mengganggu Aktivitas

Warga Hong Kong akan kembali protes selama pelaksanaan KTT G-20 yang telah dimulai sejak Jumat lalu.

2019-06-26 16:33:45
Protes Hong Kong
Advertisement

Sejumlah pengunjuk rasa di Hong Kong kemarin membagikan selebaran dan membungkukkan badan kepada orang-orang yang lewat untuk meminta maaf atas gangguan yang mereka timbulkan akibat demonstrasi yang menghalangi pintu masuk kantor pajak pemerintah.

Mereka yang meminta maaf mengatakan mereka ingin tetap mendapat dukungan publik untuk protes-protes pada kemudian hari, demikian dikutip dari laman VOA Indonesia, Rabu (26/6).

Aksi duduk selama dua jam pada hari sebelumnya membuat frustrasi para pekerja kantoran dan warga Hong Kong yang ingin menyerahkan berkas pajak atau semacam Surat Pemberitahuan Pajak Terutang.

Advertisement

Para pengunjuk rasa membahas reaksi dalam pertemuan mereka Senin malam dan melalui forum di Internet.

Ratusan ribu orang berunjuk rasa di Hong Kong dalam beberapa pekan terakhir untuk menentang rancangan undang-undang yang dipandang sebagai upaya meningkatkan kontrol Beijing atas kota semi-otonom itu. Carrie Lam, kepala eksekutif Hong Kong meminta maaf, dan RUU yang diusulkannya telah ditangguhkan.

Para pemrotes menuntut pencabutan total rancangan undang-undang itu dan penyelidikan atas tindakan keras polisi terhadap protes sebelumnya.

Advertisement

Warga Hong Kong akan kembali protes selama pelaksanaan KTT G-20 yang telah dimulai sejak Jumat lalu.

Penyelenggara protes telah meminta masyarakat di wilayah otonom itu untuk mengambil bagian dalam pawai untuk membatalkan RUU ekstradisi.

Front Hak Asasi Manusia Sipil (CHRF), yang berada di belakang dua demonstrasi besar-besaran di Hong Kong awal bulan ini, mengatakan pawai akan dimulai di jantung distrik bisnis dan melewati konsulat masing-masing negara anggota G-20.

"Pada 1 Juli, kita harus mengumpulkan lebih banyak orang untuk memberi tahu Carrie Lam dan pemerintah bahwa kita memiliki lima tuntutan yang sama, yang belum mereka tanggapi," kata wakil ketua CHRF Figo Chan, sebagaimana dikutip dari The Straits Times.

Sementara itu, sekitar 300 orang mengadakan pertemuan di luar gedung Dewan Legislatif Hong Kong pada Minggu malam, 23 Juni 2019.

Sebagian dari mereka membicarakan tentang kebrutalan polisi. Khususnya, tentang tanggapan pihak berwenang pada 12 Juni lalu yang menembakkan gas air mata serta peluru karet untuk membubarkan pengunjuk rasa.

Polisi mengatakan mereka bereaksi terhadap beberapa di antara kerumunan yang telah melemparkan batu bata dan tiang logam kepada mereka.

Reporter: Teddy Tri Setio Berty

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Ribuan Massa Hong Kong Kepung Kantor Polisi, Tuntut RUU Ekstradisi Dibatalkan
Ada Unjuk Rasa Besar-besaran di Hong Kong, Bagaimana Kondisi TKI di Sana?
Pemimpin Hong Kong Akhirnya Minta Maaf kepada Demonstran
Joshua Wong, Aktivis yang Rela Dipenjara Demi Cintanya terhadap Hong Kong
China Janji Tetap Dukung Pemimpin Hong Kong Meski Jutaan Demonstran Paksa Dia Mundur
Permintaan Maaf Pemimpin Hong Kong Ditolak Demonstran

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.