Demo buruh di Prancis ricuh, enam polisi terluka kena bom molotov
Demo buruh di Prancis ricuh, enam polisi terluka. Insiden terjadi saat demonstran bermasker yang berjumlah sekitar 150 orang melemparkan bom molotov, batu dan tongkat kepada polisi.
Tak hanya di Indonesia, serikat pekerja Prancis juga memperingati Hari Buruh dengan turun ke jalan menyuarakan aspirasi mereka. Namun, terjadi kericuhan ketika demo buruh terjadi di Prancis kemarin.
The Guardian, Selasa (2/5) melaporkan, sebanyak enam petugas kepolisian terluka akibat protes buruh yang ricuh di jalanan Paris. Bahkan, seorang di antaranya mengalami luka bakar tingkat tiga di tangan dan wajahnya.
Insiden ini terjadi saat 142 ribu massa buruh yang didominasi alasan putaran terakhir pemilihan presiden melihat kekerasan antara petugas kepolisian dengan kelompok muda bermasker. Polisi kemudian jadi sasaran amukan massa.
Tak hanya itu, demonstran bermasker yang berjumlah sekitar 150 orang tersebut kemudian melemparkan bom molotov, batu dan tongkat kepada polisi. Mereka membajak demo tradisi Hari Buruh yang diorganisir Serikat Pekerja Prancis.
Bentrokan ini terjadi di beberapa ruas jalan di sekitar Monumen Bastille atau Place de la Bastille sebagai lambang revolusi Prancis.
Hari Buruh Internasional kali ini berlangsung hanya satu pekan menjelang pemilihan presiden Prancis pada 7 Mei mendatang.
Baca juga:
Polisi Prancis tak sengaja tembak mati rekannya
Perang botol dan gas air mata warnai protes hasil Pilpres Prancis
Negara mana paling siap hadapi Perang Dunia Ketiga? Ini daftarnya
Keunikan warga Inggris rayakan peringatan May Day
Kericuhan warnai peringatan May Day 2017 di sejumlah negara