China: G20 Bukan Forum yang Pantas untuk Bahas Isu Ukraina
Indonesia akan menjadi tuan rumah pelaksanaan KTT para pemimpin G20 tahun ini.
Kelompok negara G20 bukan forum yang pantas untuk membahas isu Ukraina, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China dalam konferensi pers di Beijing pada Selasa.
G20 terdiri dari 10 negara, termasuk China dan Uni Eropa. Indonesia akan menjadi tuan rumah pelaksanaan KTT para pemimpin G20 tahun ini. Pertemuan yang akan dihadiri sejumlah pemimpin dunia itu akan berlangsung di Bali pada Oktober mendatang.
China diketahui merupakan sekutu dekat Rusia. Beberapa hari lalu, pejabat AS menuding Rusia meminta bantuan persenjataan dari China untuk invasinya di Ukraina. Permintaan itu pertama kali dilaporkan surat kabar Financial Times dan The Washington Post.
Seorang juru bicara kedutaan besar China di AS, Liu Pengyu membantah tuduhan bahwa Moskow mendekati Beijing untuk bantuan peralatan militer dan logistik, seperti dilaporkan Reuters pada Minggu.
Liu mengatakan dia "tidak pernah mendengar hal itu". Tujuan China, menurut Liu, untuk menjaga agar apa yang disebut Kremlin sebagai operasi militer khusus di Ukraina itu tidak lepas kendali.
"Situasi saat ini di Ukraina memang membingungkan," kata diplomat China itu kepada Reuters.
"Prioritas terpenting sekarang adalah mencegah situasi memanas semakin meningkat atau bahkan lepas kendali," lanjutnya, dikutip dari laman Sputnik News, Senin (14/3).
Baca juga:
Menkominfo: DEWG Jembatani Diskusi dan Bagi Pengalaman Negara Anggota G20
Menkominfo Tekankan 3 Karakteristik Transformasi Digital di DEWG G20
Polda NTT Jamin Keamanan Side Event G20 di Labuan Bajo
Menteri PUPR: Pembangunan Infrastruktur Pendukung KTT G20 Bali Rampung September 2022
Desa Penglipuran Bali Berbenah Diri Sambut Perserta G20, Total Biaya Rp120 Juta