LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Catalunya proklamasikan kemerdekaan yang tertunda, Spanyol murka

Pemerintah Spanyol membubarkan pemerintahan otonomi dan memecat Presiden Catalunya, Carles Puigdemont, beserta seluruh anak buahnya karena mereka nekat memproklamasikan kemerdekaan.

2017-10-28 11:50:44
Spanyol
Advertisement

Parlemen Negara Bagian Catalunya akhirnya memutuskan memproklamasikan kemerdekaan dari Spanyol yang sempat tertunda. Namun, keputusan mereka menyebabkan pemerintah Spanyol murka.

Dilansir dari laman Reuters, Sabtu (28/10), keputusan memproklamirkan kemerdekaan diambil setelah dewan legislatif Catalunya menggelar pemungutan suara. Ada 70 anggota parlemen menyetujui deklarasi, sepuluh menolak, dan dua abstain. Namun, sebelum voting digelar, anggota parlemen Catalunya faksi Partai Sosialis, Partai Rakyat, dan Partai Ciudadanos memilih keluar ruangan dan tidak menggunakan haknya.

Pemerintah Spanyol di Ibu Kota Madrid yang sedari awal menentang keinginan Catalunya memisahkan diri, dan menyatakan referendum mereka gelar pada 1 Oktober lalu ilegal, langsung bergerak. Perdana Menteri Mariano Rajoy menyatakan membubarkan pemerintahan otonomi dan memecat Presiden Catalunya, Carles Puigdemont, beserta seluruh anak buahnya karena mereka nekat memproklamasikan kemerdekaan. Dia juga mendepak kepala kepolisian Negara Bagian Catalunya sebagai langkah buat mengambil alih sementara kekuasaan dan pemerintahan setempat. Keputusannya didukung oleh parlemen Spanyol.

"Untuk saat ini kita harus tenang dan hati-hati, tetapi juga mesti meyakini kalau negara punya perangkat mengatasi hal ini berdasarkan hukum. Hal itu demi mengembalikan pemerintahan yang sah secara damai dan beralasan, serta menyingkirkan ancaman terhadap demokrasi," kata Rajoy.

Rajoy menyatakan mengambil alih pemerintahan Catalunya dengan dasar Pasal 155 Undang-Undang Dasar Spanyol. Dia juga berjanji bakal menggelar pemilihan umum di Catalunya pada 21 Desember mendatang.

Baca juga:
Barcelona tawarkan diri jadi penengah konflik Spanyol-Catalunya
Kegembiraan warga saat Catalonia mendeklarasikan kemerdekaan dari Spanyol
Spanyol bidik petinggi Catalunya dengan dugaan makar
Eropa hingga AS enggan mengakui kemerdekaan Catalunya
Catalunya kisruh kemerdekaan, pelatih Barca bungkam

(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.