Bus wisata terbakar, 32 turis Indonesia nyaris tewas di Malaysia
Hampir sebagian besar barang bawaan rombongan turis asal Indonesia itu, termasuk paspor, habis dilalap si jago merah.
Sebanyak 32 turis asal Indonesia nyaris celaka saat pelesiran ke Malaysia pada Kamis lalu. Sebab, bus wisata mereka tumpangi terbakar habis di jalan tol ketika dalam perjalanan dari Johor Baru, Negara Bagian Johor, menuju Ibu Kota Kuala Lumpur.
Dilansir dari laman The Star Online, Minggu (17/12), insiden itu terjadi di KM 99.9 Jalan Tol Utara-Selatan, Johor Baru. Menurut pengakuan sang sopir bus wisata tingkat, Sanusi Mohammad Yusof (47), mulanya dia tidak menyangka bus dikemudikannya bakal terbakar.
Sanusi mengatakan, dia membawa rombongan turis asal Indonesia menuju Johor Baru pada 13 Desember dan bermalam di sana. "Kami berangkat dari hotel pukul 08.30 menuju Kuala Lumpur," kata Sanusi.
Kemudian, setelah tiga jam perjalanan, Sanusi dan awak bus itu mencium aroma sesuatu terbakar. Ketika diintip melalui kaca spion, alangkah terkejutnya dia lantaran dari bagian belakang bus sudah mengepul asap hitam. Sanusi lantas buru-buru menepikan bus itu di pinggir jalan tol, lalu mengevakuasi seluruh penumpang.
Menurut petugas pemadam kebakaran Daerah Yong Peng, Nazari Keling, dia mendapat laporan kejadian bus terbakar itu sekitar pukul 11.10 waktu setempat. Mereka langsung mengerahkan empat mobil pemadam dan satu truk tangki air dari markas pemadam di Ayer Hitam. Mereka harus berjibaku selama dua jam buat memadamkan kobaran api.
"Busnya rusak berat," kata Nazari.
Sanusi menambahkan, hampir sebagian besar barang bawaan rombongan turis asal Indonesia itu, termasuk paspor, habis dilalap si jago merah. Alhasil, agen perjalanan membawa mereka langsung mengontak Kedutaan Besar Indonesia di Kuala Lumpur, minta dibuatkan surat perjalanan laksana paspor supaya para pelancong itu bisa pulang ke tanah air.
Baca juga:
Ini penyebab perbankan syariah RI tertinggal dari Malaysia
Ditangkap di Malaysia, WNI pelaku bom panci di Bandung dideportasi
Anggota senat Malaysia usulkan pramugari pakai seragam syar'i
BI sepakat dengan bank sentral Malaysia dan Thailand kurangi ketergantungan Dolar AS
Indonesia ekspor 4 ton ubur-ubur ke Malaysia
Polemik AS akui Yerusalem ibu kota Israel, Pasukan Bersenjata Malaysia siaga