LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Bom bunuh diri saat kampanye pemilu di Pakistan, 132 orang tewas

Bom bunuh diri saat kampanye pemilu di Pakistan, 132 orang tewas. Serangan mematikan ini terjadi hanya beberapa jam sebelum mantan Perdana Menteri Nawaz Sharif pulang dari London bersama putrinya Maryam untuk menghadapi hukuman sepuluh tahun penjara atas tuduhan korupsi.

2018-07-14 12:37:38
Bom Bunuh Diri
Advertisement

Seorang pengebom bunuh diri menewaskan sedikitnya 128 orang dalam sebuah kampanye pemilu di Kota Mastung, sebelah barat daya Provinsi Baluchistan, Pakistan kemarin. Pemilu Pakistan rencananya berlangsung 25 Juli nanti.

Dilansir dari laman CNBC News, Sabtu (14/7), serangan mematikan ini terjadi hanya beberapa jam sebelum mantan Perdana Menteri Nawaz Sharif pulang dari London bersama putrinya Maryam untuk menghadapi hukuman sepuluh tahun penjara atas tuduhan korupsi. Maryam Sharif didakwa dengan hukuman tujuh tahun penjara.

Seorang kandidat anggota parlemen Siraj Raisani juga tewas dalam bom bunuh diri ini. Sementara empat orang lagi tewas dalam serangan serupa di sebelah barat laut Pakistan. Rangkaian serangan ini menimbulkan kepanikan di seantero negeri.

Advertisement

Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengklaim serangan bunuh diri ini lewat media propaganda mereka, Amaq.

Raisani adalah kakak dari mantan Kepala Menteri Baluchistan, Aslam Raisani. Pejabat sementara Menteri Dalam Negeri Agha Umar Bungalzai mengatakan kepada kantor berita The Associated Press, 300 orang lainnya luka dalam serangan bom bunuh diri kemarin.

Pejabat setempat mengatakan seorang pengebom bunuh diri meledakkan diri di tengah kerumunan orang yang sedang mengikuti gelaran kampanye.

Advertisement

"Sisa-sisa kepingan tubuh dan darah berceceran di mana-mana," kata jurnalis Attah Ullah, dikutip AFP.

"Orang-orang yang luka menjerit kesakitan dan ketakutan."

Sharif dan putrinya langsung ditahan aparat keamanan begitu mendarat di Kota Lahore. Mereka kemudian dibawa dengan pesawat sewa untuk terbang ke Islamabad.

Serangan kemarin adalah yang paling mematikan sejak peristiwa Taliban menyerang sebuah sekolah akademi militer di Peshawar Desember 2014 silam yang menewaskan 141 orang, 132 di antaranya anak-anak.

Baca juga:
Menteri-menteri cantik di berbagai negara
Tiga negara ini tambah hulu ledak nuklir saat AS dan Rusia mengurangi
Pemimpin Taliban Pakistan tewas tertembak drone Amerika
Sambut Idul Fitri, wanita Pakistan berburu perhiasan
Meninggal karena sakit, terpidana mati Zulfikar Ali dimakamkan di Bogor
Mike Pompeo tuduh Pakistan beri perlakukan buruk diplomat AS

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.