Bintang porno Amerika terlibat perang propaganda Ukraina dan Rusia
Foto dia beredar di sejumlah situs jejaring sosial Rusia berisi kisah propaganda.
Mantan bintang porno kondang asal Amerika Serikat Shasha Grey berhenti dari kariernya sebagai bintang film panas dan bekerja sebagai perawat bagi kelompok pemberontak pro-Rusia di sebelah timur Ukraina. Dia akhirnya tewas di tangan pasukan pemerintah Ukraina.
Begitulah kisah kampanye propaganda anti-Kiev yang memperlihatkan foto Grey di sejumlah situs jejaring sosial Rusia, termasuk Odnoklassniki, media sosial yang populer di kalangan berusia di atas 30 tahun.
Dilansir dari situs Global Post, mengutip Moskow Times, "Kisah ini berawal dari seorang perawat bernama Shasa Serova yang ditangkap oleh pasukan Ukraina. Mereka kemudian merekam adegan ketika memperkosa perawat itu sebelum membunuhnya dengan sebuah kapak. Nama 'Serova' dalam bahasa Rusia berarti sama dengan 'gray'"
Sasha Grey yang sebenarnya kini masih hidup dan tidak terlibat dalam konflik Ukraina. Sejak berlangsung ketegangan dengan Rusia pada April 2014 sudah 5.600 orang tewas.
Bintang porno itu sendiri dalam akun media sosial Twitternya menyesalkan kisah propaganda semacam itu.
"Saya cinta para penggemar dari Rusia tapi propaganda ini sudah keterlaluan," kata dia dua hari lalu.
Baca juga:
Mikhail Gorbachev peringatkan dunia ada di tepi perang dingin
Aksi pejuang pro-Ukraina berlatih taktik perang gerilya di hutan
Kisah tawanan perang Ukraina disuruh kerja bakti tentara Rusia
Siap angkat senjata demi berperang dengan Rusia
Parlemen Rusia sebut tidak akan ada perang dengan Ukraina
Kapal perang Rusia kuasai wilayah otonom Ukraina