LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Bila terbukti lecehkan perempuan, imigran Arab di Jerman dideportasi

Ancaman itu disampaikan Kanselir Angela Merkel merespon kasus malam tahun baru di Cologne

2016-01-08 19:32:00
Jerman
Advertisement

Kanselir Jerman, Angela Merkel, mengaku marah mendengar kabar pelecehan massal terhadap perempuan saat perayaan tahun baru di Kota Cologne. Dia menolak secara terbuka menyalahkan imigran dari kebangsaan tertentu sebagai pelakunya. Namun Merkel mengakui, bahwa kemungkinan besar pelaku pelecehan adalah imigran atau pencari suaka yang baru saja tiba di Jerman.

"Serangan terhadap perempuan tempo hari sekaligus merupakan serangan terhadap kebersamaan di negara kita," kata Merkel seperti dilansir Sydney Morning Herald, Jumat (8/1).

Pemerintah Jerman mendesak kepolisian mengungkap siapa saja pelaku pelecehan serta perampokan perempuan itu. Informasi awal menunjukkan ada 300-an tersangka, diduga kuat mayoritasnya adalah imigran asal Timur Tengah.

Advertisement

Seandainya rumor bahwa pelaku adalah pencari suaka yang baru saja tiba di Jerman itu terbukti, Merkel berjanji mengusir para pelaku. Kepolisian kini sedang mencari tahu, kenapa selain di Cologne, ada serangan serupa di kota lain selama perayaan tahun baru.

Di Cologne, kasus pelecehan disertai perampokan dilaporkan oleh 90 perempuan. Dalam waktu bersamaan, Kepolisian Hamburg menerima 53 aduan dari perempuan yang mengaku dilecehkan imigran.

Baca juga:
Ratusan imigran Arab lecehkan wanita saat pesta tahun baru di Jerman
Ini benda diduga bom yang bikin heboh kantor Kanselir Jerman
Kebun binatang di Berlin ini pamerkan bayi gajah pertama 2016
Ini jalan tol khusus pesepeda di Jerman, aman dan bebas polusi
King Kong pernah benar-benar hidup di sekitar Indonesia

Advertisement

"Kami perlu mengkaji ulang, apa saja yang perlu dilakukan pemerintah untuk menghentikan kejadian serupa di masa mendatang. Termasuk kemungkinan mendeportasi pelaku dari Jerman," kata Merkel.

Saksi mata menyatakan ratusan pelaku bergerak ramai-ramai mencari mangsa perempuan sedang berjalan sendirian. Informasi bahwa mereka itu kemungkinan adalah imigran Arab disampaikan oleh Kepala polisi Cologne, Wolfgang Albers.

Insiden malam tahun baru itu menjadi bahan amunisi kelompok oposisi untuk menyerang Merkel. Di bawah perintah Merkel, Jerman menampung 1,1 juta imigran tahun lalu, kebanyakan asal Suriah.

"Inilah yang kita dapatkan bila membuka imigrasi tanpa pemeriksaan lebih lanjut," seperti dikutip dari pernyataan tertulis Partai Alternatif Jerman (AfD) yang berhaluan nasionalis.

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.