Bela Palestina, Afrika Selatan bakal putus hubungan diplomatik dengan Israel
Bela Palestina, Afrika Selatan bakal putus hubungan diplomatik dengan Israel. Menteri Sains dan Teknologi Afrika Selatan Naledi Pandor kemarin mengumumkan pemerintah Afsel akan memutus hubungan diplomatik dengan Israel karena perlakuan Negeri Bintang Daud itu terhadap rakyat Palestina.
Menteri Sains dan Teknologi Afrika Selatan Naledi Pandor kemarin mengumumkan pemerintah Afsel akan memutus hubungan diplomatik dengan Israel karena perlakuan Negeri Bintang Daud itu terhadap rakyat Palestina.
Laman Middle East Monitor melaporkan, Selasa (20/2), Pandor menyampaikan pengumuman itu di depan parlemen pekan lalu.
"Mayoritas partai sudah setuju, pemerintah harus memutus hubungan diplomatik dengan Israel karena tidak ada niat tulus dari Israel untuk mempertahankan perdamaian dan mengupayakan solusi dua negara yang meliputi kemerdekaan dan demokrasi bagi rakyat Palestina," kata dia.
Pernyataan Pandor itu adalah tanggapan dari komentar pemimpin oposisi Kenneth Meshoe yang menyatakan kecewa terhadap pemerintah Afsel lantaran menolak pemberian bantuan dari perusahaan Israel untuk mengatasi krisis air di Afsel.
Usulan pemutusan hubungan diplomatik itu kemudian mendapat tepuk tangan riuh dari anggota parlemen. Pandor disebut-sebut akan ditunjuk menjadi wakil presiden Cyril Ramaphosa dalam kabinet yang baru.
Afrika Selatan selama ini menjadi pembela Palestina yang cukup keras dan kerap memprotes kekejaman Israel terhadap rakyat Palestina.
Bulan lalu perwakilan Afrika Selatan di PBB mengatakan kepada Dewan Hak Asasi, Israel adalah satu-satunya negara di dunia yang bisa disebut negara apartheid.
Baca juga:
Berikan akses bagi warga Gaza, Mesir buka perbatasan Rafah sementara waktu
Pasukan Israel akan usir pendemo Palestina di Jalur Gaza dengan cara lebih keras
Jet Israel gempur Jalur Gaza setelah empat tentara luka kena bom rakitan
Hakim Israel larang media liput sidang Ahed Tamimi
60 Persen anak-anak Palestina yang ditahan Israel kerap alami penyiksaan