LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Beijing Akan Respons Rentetan Demo di Hong Kong

Rangkaian protes telah menimbulkan keresahan publik dan menuai ketegangan, antara para demonstran yang dikenal sebagai massa pro-demokrasi dengan pemerintah administratif Hong Kong serta Bejing.

2019-07-29 13:39:29
Protes Hong Kong
Advertisement

Pemerintah China dijadwalkan akan memberikan keterangan terkait rangkaian protes di Hong Kong yang berlarut-larut. Rangkaian protes telah menimbulkan keresahan publik dan menuai ketegangan, antara para demonstran yang dikenal sebagai massa pro-demokrasi dengan pemerintah administratif Hong Kong serta Bejing.

Protes dipicu oleh penolakan massa terhadap RUU Ekstradisi Hong Kong, yang memungkinkan seorang pelanggar hukum untuk dikirim ke China guna menjalani proses peradilan. Massa menilai RUU itu sebagai bentuk pelunturan terhadap nilai-nilai independensi wilayah otonom eks-koloni Inggris tersebut.

Menyikapi protes berlarut, Pemimpin Eksekutif Hong Kong Carrie Lam telah menunda RUU tersebut "hingga batas waktu yang tidak ditentukan." Bahkan menyebutnya, "telah mati" demi menenangkan massa.

Advertisement

Namun, demonstran tak puas. Protes terus berlanjut dan bermanifestasi menjadi bentuk protes secara luas terhadap pemerintahan Hong Kong serta China.

Demonstrasi memicu bentrokan antara massa pro-demokrasi dengan aparat, serta massa dengan gerombolan pihak ketiga, yang terjadi di sejumlah titik kota.

Merespons, kantor pemerintahan di Beijing untuk urusan Hong Kong dijadwalkan memberikan taklimat terkait isu tersebut pada pukul 15.00 waktu lokal hari ini, demikian seperti dikutip dari CNN, Senin (29/7/2019).

Advertisement

Jadwal itu datang setelah protes lanjutan yang berujung bentrok di Hong Kong pada Minggu 28 Juli 2019.

Bentrokan keras antara polisi dan demonstran pro-demokrasi yang juga marah pada dugaan kebrutalan polisi di Hong Kong telah memasuki hari kedua. Massa berkumpul untuk menyuarakan keinginan mereka.

Menurut laporan BBC, Senin (29/7), polisi menembakkan gas air mata dan peluru karet ke pengunjuk rasa yang berusaha mencapai kantor pemerintah China.

Puluhan ribu demonstran kemudian mengambil jalan di dekat Sai Wan dan Causeway Bay di Pulau Hong Kong.

Hong Kong telah dilanda delapan demonstrasi anti-pemerintah dan pro-demokrasi berturut-turut.

Hong Kong sejatinya dinilai sebagai salah satu kota teraman di dunia - tetapi protes baru-baru ini diikuti oleh bentrokan antara demonstran, polisi dan orang-orang bertopeng yang memegang tongkat, diduga anggota geng kriminal.

Reporter: Rizki Akbar Hasan

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Aksi Demonstran Duduki Bandara Internasional Hong Kong
Ribuan Demonstran Hong Kong Duduki Bandara
24.000 Panggilan Darurat Diterima Polisi Hong Kong Saat Penyerangan Pria Bertopeng
Gerombolan Diduga Preman Serang Demonstran Hong Kong di Kereta MRT
Unjuk Rasa Berlanjut, Polisi dan Demonstran Bentrok di Mal Hong Kong
Intip Pembuatan Kue Bulan RUU Anti-Ekstradisi yang Lezat di Hong Kong

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.