LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Bangladesh Mulai Vaksinasi Pengungsi Rohingya

Sekitar 48.000 warga Rohingya yang berusia 55 tahun ke atas, akan disuntik vaksin COVID-19 antara Selasa dan Kamis (12/8) dengan bantuan badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

2021-08-10 18:48:33
Bangladesh
Advertisement

Bangladesh mulai memvaksin ribuan kelompok muslim Rohingya di permukiman pengungsi terbesar di dunia pada Selasa, di tengah lonjakan infeksi COVID-19 di negara itu.

Pekerja kemanusiaan telah lama memperingatkan potensi bencana kemanusiaan jika ada wabah yang signifikan di kamp-kamp pengungsi di Cox's Bazar, distrik perbatasan tempat tinggal lebih dari satu juta pengungsi Rohingya yang melarikan diri dari negaranya karena konflik.

Sekitar 48.000 warga Rohingya yang berusia 55 tahun ke atas, akan disuntik vaksin COVID-19 antara Selasa dan Kamis (12/8) dengan bantuan badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Advertisement

"Ini baru permulaan. Semua orang dewasa Rohingya akan divaksin secara bertahap," kata kepala pejabat kesehatan di distrik Cox's Bazar, Mahbubur Rahman kepada Reuters melalui sambungan telepon, seperti dilansir Antara, Selasa (10/8).

Baru-baru ini, terdapat peningkatan infeksi di kamp-kamp dengan sekitar 20.000 kasus dan 200 kematian tercatat di antara para pengungsi sejak pandemi muncul tahun lalu.

Sebaliknya, para pejabat di Negara Bagian Rakhine di Myanmar mengatakan kepada media bahwa saat ini tidak ada rencana untuk memvaksin warga Rohingya yang tinggal di sana.

Advertisement

Bangladesh telah berjuang melawan lonjakan infeksi dan kematian yang mengkhawatirkan dalam beberapa pekan terakhir, mencatat lebih dari 1,36 juta orang terinfeksi dan 22.897 kematian.

"Kami merasa sangat baik. Kami hanya berharap semua orang akan mendapatkan vaksin," kata Sakhina Khatun (55) setelah dia dan suaminya yang berusia 65 tahun divaksin.

"Kami hanya aman ketika kami semua aman," ujar Khatun kepada Reuters.

Sementara Kepala Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah di Cox's Bazar, Hrusikesh Harichandan, mengatakan bahwa orang-orang di kamp-kamp pengungsi tersebut hidup dalam bayang-bayang kesenjangan vaksin global.

"Kami membutuhkan upaya bersama oleh lembaga nasional dan organisasi internasional untuk membantu memvaksin semua orang dewasa di kamp," kata Harichandan.

Baca juga:
Covid-19 di Asia Tenggara, Ini Posisi Indonesia Dibanding Negara Tetangga
Turki Kirim Bantuan 50 Ventilator dan 600.000 Boks Obat Covid-19 ke Indonesia
China Tes Puluhan Juta Warganya Saat Gelombang Kedua Covid Melanda 17 Provinsi
Prancis Resmi Berlakukan Kartu Vaksin Syarat Masuk ke Tempat Publik
Survei di Israel: Vaksin Dosis Ketiga Pfizer Ada Efek Samping Seperti Dosis Kedua
Banyak Anak Terpapar Covid-19, Serikat Guru AS Ubah Kebijakan Jadi Dukung Vaksinasi
Arab Saudi Bantah Setujui Penggunaan Vaksin Sinovac dan Sinopharm Buatan China

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.