Atasi terorisme, Turki-Indonesia janji tukar informasi intelijen
Menlu Retno Marsudi bertemu dengan Menlu Turki Mevlut Cavusoglu di Konferensi OKI.
Menteri Luar Negeri Retno L. P. Marsudi mengungkapkan Indonesia akan meningkatkan kerja sama dengan Turki dalam mengatasi terorisme. Bahasan peningkatan kerja sama ini dibahas denga Menlu Turki Mevlut Cavusoglu disela-sela Konferensi Tingkat Menteri Luar Biasa Organisasi Negara Islam (OKI) di Jeddah, Arab Saudi.
Kedua menlu sepakat untuk mendorong komunikasi lebih intensif antar badan intelijen dan penegak hukum dua negara. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kerja sama intelijen dan tukar informasi.
Menlu Retno juga mengatakan pada Cavusoglu tentang pentingnya perdamaian antara Arab Saudi dan Iran.
"Hubungan baik kedua negara dibutuhkan untuk atasi berbagai konflik di kawasan dan atasi bahaya terorisme, ekstremisme, dan lainnya," ucap Menlu Retno, seperti tertulis dalam pernyataan yang diterima merdeka.com, Jumat (22/1).
Menlu Turki menerima baik inisiatif yang dilakukan Indonesia demi menjaga perdamaian di kawasan. Menurut Cavusoglu, upaya Indonesia tersebut akan membangun rasa saling percaya antara negara di Timur Tengah.
Baca juga:
Palestina dukung RI atas peran aktif perdamaian di Timur Tengah
Kemlu: Indonesia-Timor Leste bahas batas wilayah di Dili
Dinna Wisnu: Penegakan HAM akan mendorong pemerataan ekonomi ASEAN
Menlu Retno serahkan surat ke Presiden Iran agar damai dengan Saudi