LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

AS Bom Pabrik Keramik di Yaman, Sejumlah Warga Sipil Terbunuh

Puluhan orang terluka akibat serangan ini dan beberapa korban dalam kondisi kritis.

Selasa, 15 Apr 2025 11:27:00
yaman
AS Bom Pabrik Keramik di Yaman, Sejumlah Warga Sipil Terbunuh (merdeka.com)
Advertisement

Serangan udara Amerika Serikat (AS) yang menargetkan sebuah pabrik keramik di dekat Sanaa, Yaman pada Minggu (13/4), membunuh sejumlah warga sipil dan melukai puluhan lainnya. Jumlah korban diperkirakan akan terus bertambah.

"Enam warga tewas dan 20 lainnya luka-luka, termasuk yang luka parah. Tim pertahanan sipil dan ambulans bekerja keras untuk mencari korban dan memadamkan api," kata juru bicara Kementerian Kesehatan Yaman, Dr. Anis al-Asbahi, kepada kantor berita SABA, dikutip dari The Cradle, Selasa (15/4).

Rekaman video menunjukkan kerusakan parah dan tim berusaha memadamkan api besar di pabrik Al-Sawari di distrik Bani Matar, provinsi Sanaa.

Pemerintah AS menyatakan serangan udara tersebut merupakan balasan atas serangan-serangan yang dilakukan oleh kelompok Houthi terhadap kapal-kapal di Laut Merah. Namun, kelompok Houthi membantah klaim tersebut dan menuduh AS menargetkan fasilitas sipil secara sengaja.

Advertisement

Koresponden Al-Mayadeen melaporkan, pesawat tempur AS juga "meluncurkan dua serangan di wilayah Al-Yatmah di distrik Khabb wal Shaaf, timur laut provinsi Al-Jawf".

Angkatan Bersenjata Yaman (YAF) mengumumkan pada Minggu malam, mereka menjatuhkan pesawat nirawak MQ-9 Reaper AS - senilai puluhan juta dolar AS - di wilayah udara provinsi Hajjah, Yaman. Ini adalah MQ-9 keempat yang ditembak jatuh dalam waktu dua pekan dan yang ke-19 sejak dimulainya perang genosida Israel di Gaza.

Advertisement

"Angkatan Bersenjata menegaskan kembali bahwa kemampuan militer mereka tidak terpengaruh dan bahwa agresi AS yang sedang berlangsung terhadap negara kita hanya akan membawa lebih banyak kekecewaan dan kegagalan," kata YAF dalam sebuah pernyataan.

AS Tak Bisa Lumpuhkan Yaman

AS telah membombardir Yaman setiap hari sejak 15 Maret, ketika Presiden AS Donald Trump memperbarui operasi yang dimulai oleh pemerintahan mantan presiden AS Joe Biden. Puluhan orang terbunuh dalam serangan tersebut, termasuk perempuan dan anak-anak.

YAF membalas serangan Washington dengan operasi yang menargetkan kapal perang AS di Laut Merah – termasuk kapal induk USS Harry S. Truman.

Advertisement

Menurut sumber yang dikutip di media AS baru-baru ini, Washington telah menghabiskan banyak amunisi dan telah menghabiskan hampir USD1 miliar, tetapi tidak berhasil melumpuhkan kekuataan YAF dan Ansarallah.

Berita Terbaru
  • Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Menkeu dan Menko Airlangga Sampaikan Pesan Ini
  • Wamentan Sudaryono Bantah Tinggalkan Dialog Saat Forum di UGM Berlangsung Panas
  • Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Palu Sulawesi Tengah, Berpusat di Darat
  • Ibnu Jamil Jagokan Jepang Jadi Kuda Hitam Favorit di Piala Dunia 2026
  • PT Timah Tebar Dividen Tunai Rp 656,8 Miliar, Simak Jadwalnya
  • amerika serikat
  • berita update
  • donald trump
  • genosida di gaza
  • houthi
  • israel
  • konten ai
  • yaman
Artikel ini ditulis oleh
Editor Hari Ariyanti
H
Reporter Hari Ariyanti
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.