Arab Saudi Mulai Izinkan Warga Salat di Masjidil Haram
Sejak Maret, Arab Saudi melarang salat Jumat dan salat lima waktu di masjid-masjid di seluruh wilayah kerajaan sebagai tindakan pencegahah Covid-19.
Pemerintah Kerajaan Arab Saudi pada Minggu mulai mengizinkan warga dan penduduk setempat untuk salat di Masjidil Haram di Mekkah untuk pertama kalinya sejak wabah virus corona melanda negara tersebut. Saudi menutup Masjidil Haram untuk umum selama berbulan-bulan sebagai bagian upaya menghentikan penyebaran virus corona.
Sekelompok jemaah salat Subuh di depan Kabah, saat diselenggarakan salat berjemaah. Demikian dilaporkan televisi pemerintah, Al Ekhbariya, seperti dikutip dari Alarabiya, Senin (19/10).
Sejak Maret, Arab Saudi melarang salat Jumat dan salat lima waktu di masjid-masjid di seluruh wilayah kerajaan sebagai tindakan pencegahah Covid-19.
Saat musim haji, Saudi menyelenggarakan ibadah haji terbatas dan mulai mengizinkan umrah secara bertahap mulai 4 Oktober.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Arab Saudi, kasus virus corona terkonfirmasi yang tercatat di Arab Saudi sebanyak 341.854. Sementara itu sebanyak 328.165 tercatat jumlah pasien sembuh, dan 5.165 kematian sampai Sabtu.
Baca juga:
Masjidil Haram Sambut Rombongan Jemaah Umrah Pertama Setelah Terhenti Enam Bulan
Selalu Ramai Dikunjungi, Ini Potret Masjid Nabawi Sepi Jamaah Umroh Akibat Covid-19
Ini Makam Abu Lahab Manusia Jahat pada Nabi Muhammad, Dihinakan Allah saat Meninggal
Rumah Imam Masjidil Haram Mewah & Luas Bak Istana, Keliling Halaman Bisa Pakai Mobil
Saudi Tunjuk 10 Perempuan Duduki Jabatan Penting di Badan Pengurus Masjidil Haram
Arab Saudi Sebut Tak Ada Jemaah Haji Dites Positif Virus Corona
Sejarah Perluasan Masjidil Haram, Dari Zaman Nabi Ibrahim Hingga Era Saudi