Arab Saudi Gelontorkan Rp6,1 Triliun Bantuan Kemanusiaan untuk Ukraina
Bantuan kemanusiaan ini diharapkan dapat membantu warga negara Ukraina yang terdampak perang setelah Rusia menginvasi negara tersebut pada akhir Februari lalu.
Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Muhammad bin Salman (MBS) mengumumkan akan menggelontorkan USD400 juta atau sekitar Rp6,1 triliun bantuan kemanusiaan ke Ukraina, seperti dilaporkan Biro Pers Saudi pada Sabtu.
Pengumuman ini disampaikan setelah pembicaraan telepon MBS dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy pada Jumat. Dalam pembicaraan telepon tersebut, MBS menekankan "posisi Kerajaan dalam mendukung segala hal yang akan berkontribusi dalam deeskalasi, dan kesiapan Kerajaan untuk melanjutkan upaya mediasi," dikutip dari Al Arabiya, Minggu (16/10).
Bantuan kemanusiaan ini diharapkan dapat membantu warga negara Ukraina yang terdampak perang setelah Rusia menginvasi negara tersebut pada akhir Februari lalu.
Zelenskiy mengucapkan selamat kepada MBS karena ditunjuk menjadi perdana menteri bulan lalu. Dia juga berterima kasih atas sikap Riyadh dalam Sidang Majelis Umum PBB yang mengecam aneksasi Rusia atas sejumlah wilayah Ukraina.
"Berbicara dengan Putra Mahkota Arab Saudi Muhammad bin Salman. Berterima kasih karena mendukung integritas wilayah Ukraina, resolusi di Majelis Umum PBB," kata Zelenskiy di Twitter.
MBS menekankan, dukungan Kerajaan untuk resolusi itu berasal dari komitmennya pada prinsip-prinsip yang mengakar dalam piagam PBB dan hukum internasional, dan komitmennya untuk menghormati kedaulatan negara dan prinsip-prinsip bertetangga yang baik, dan menyelesaikan konflik dengan cara damai.
Baca juga:
Diangkat Jadi Perdana Menteri, Pangeran bin Salman Dapat Status Kebal Hukum
Raja Salman Angkat Putranya, Pangeran Muhammad bin Salman Jadi Perdana Menteri
Pangeran Muhammad bin Salman Batal Hadiri Pemakaman Ratu Elizabeth Tanpa Alasan
Aktivis HAM Protes Inggris Undang Pangeran MBS ke Pemakaman Ratu Elizabeth
Julukannya Jenderal Armageddon, Panglima Perang Baru Rusia Ditunjuk Putin Langsung
Rusia Beri Sinyal Putin Bersedia Bertemu Joe Biden di KTT G20 Bali
Analisis Pasukan Kavaleri Vs Drone di Era Perang Modern