LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Apa dan bagaimana masa depan dua Korea selepas dialog

Apa dan bagaimana masa depan dua Korea selepas dialog. Buat pertama kalinya sejak dua tahun, Korea Utara dan Korea Selatan membuka jalur komunikasi langsung di antara kedua negara.

2018-01-10 07:27:00
Korea Selatan
Advertisement

Buat pertama kalinya sejak dua tahun, Korea Utara dan Korea Selatan membuka jalur komunikasi langsung di antara kedua negara.

Kedua pihak hari ini sudah mengirimkan para delegasi ke perbatasan untuk membahas keikutsertaan Pyongyang dalam Oimpiade Musim Dingin bulan depan yang akan digelar di Korea Selatan.

Pertemuan ini terjadi setelah pemimpin Korea Utara Kim Jong-un awal tahun ini menyebut tombol nuklir 'selalu berada di meja di kantornya'. Presiden Amerika Serikat Donald Trump merespons pernyataan itu dengan mengatakan tombol nuklirnya 'lebih besar dan lebih kuat.' Namun meski pernyataan Kim itu bernada perseteruan dia juga mengatakan ingin para atlet Korut ikut bertanding dalam Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang, Korea Selatan, bulan depan.

Advertisement

Presiden Korsel Moon Jae-in mengatakan tawaran dari Kim itu membuka kesempatan hubungan antara-Korea dan membangun perdamaian.

Delegasi Korut dipimpin oleh Ri Son Gwon, kepala Komite Penyatuan Perdamaian Tanah Air. Sedangkan Korsel dipimpin oleh Menteri Penyatuan Cho Myung Gyon.

Pada pertemuan ini disepakati Korut akan mengirimkan atlet terbaiknya untuk mengikuti Olimpiade Musim Dingin.

Advertisement

Namun, benarkah pertemuan ini murni hanya sekadar pembicaraan soal Olimpiade?

Ya dan tidak.

Dilansir dari laman Time, Selasa (9/1), dialog ini terjadi setelah Washington dan Seoul memutuskan menunda operasi latihan militer bersama yang selalu dianggap Korut sebagai provokasi untuk perang. Meski upaya dialog dua Korea ini dianggap suatu kemajuan namun masih ada kekhawatiran situasi akan kembali seperti semula ketika Olimpiade berakhir dan Korsel akan kembali latihan perang bersama dengan AS.

"Semua ini dimulai dari Olimpiade tapi tidak akan berakhir dengan Olimpiade," kata John Delury, pengamat hubungan internasional dari Universitas Yonsei di Seoul. Menurut Delury, kedua pihak menjadikan diplomasi olah raga untuk membuka dialog.

atlet ski es korut ©Getty Images



Menteri Olah raga Korsel Do Jong-hwan pekan lalu mengatakan kepada kantor berita Yonhap, negaranya akan memanfaatkan Olimpiade untuk mengurangi ketegangan di Semenanjung Korea, memperbaiki hubungan antar-Korea dan mengembalikan perdamaian di semenanjung.

Apa arti dialog dua Korea ini untuk Amerika?

Sejumlah pengamat mengatakan pertemuan ini bisa membuka kesempatan dialog antara dua Korea dengan Amerika. Presiden Donald Trump pekan ini mengatakan kepada wartawan, dia bersedia berkomunikasi dengan Kim. Meski Duta besar AS untuk PBB Nikki Haley kemudian mengatakan Gedung Putih tidak mengubah pendiriannya terhadap Korut dan mengajukan beberapa syarat untuk terjadinya dialog.

Tetapi ada kekhawatiran juga Korut akan merusak hubungan AS-Korsel di masa depan.

"Kita harus waspada terhadap semua harapan yang ada terlebih sejarah panjang Korut yang kerap menggunakan cara dialog semacam ini untuk membuat Korsel berselisih dengan sekutunya dan menekan Seoul," kata Mintaro Oba, mantan pejabat Kementerian Luar Negeri Presiden Barack Obama yang pernah menangani isu Korut kepada VOX.

Lalu apa hasil dari dialog ini?

Di luar soal Olimpiade, kedua delegasi menempatkan diri masing-masing untuk membahas isu 'dua Korea'," kata Daniel Pinkston, pakar hubungan internasional di Universitas Troy. Seoul tampaknya juga akan mendorong penyelesaian isu keluarga yang terpisah akibat perang dengan kesepakatan yang lebih konkret.

"Saya pikir kedua pihak akan setuju untuk menggelar pembicaraan lebih lanjut soal olah raga dan isu lainnya seperti memulai kerja sama pembuatan kamus bahasa Korea yang selama ini ditunda dan juga aspek kesamaan budaya lainnya," kata Pinkston.

Delury menuturkan dialog ini tampaknya kecil kemungkinan menghasilkan terobosan dalam isu pelucutan senjata nuklir Korut.

"Dialog ini tidak akan langsung memecahkan rumitnya isu nuklir, tapi pembahasan apa pun akan membantu," kata Delury.

Baca juga:
Korea Utara masih enggan bahas nuklir meski dibujuk Korea Selatan
Merajut dua Korea di Panmunjom
Usai dialog, Korsel bakal cabut sementara sanksi buat Korut
Korut sepakat kirim atlet ke Olimpiade Musim Dingin usai 3 jam berunding
Delegasi Korsel-Korut berunding soal Olimpiade Musim Dingin

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.