Anggota band Decapitated diadili, ngotot tidak memperkosa
Ke empat terdakwa itu ialah vokalis Rafal 'Rasta' T. Piotrowski (31), gitaris Waclaw 'Vogg' J. Kieltyka (35), bassis Hubert E. Wiecek (30), dan drummer Michal M. Lysejko (27). Ketika memasuki ruang sidang, mereka mengenakan seragam terusan penjara warna kuning, dan semuanya diborgol.
Sidang kasus pemerkosaan diduga dilakukan empat anggota kelompok musik cadas asal Polandia, Decapitated, digelar di Negara Bagian Washington, Amerika Serikat, Selasa kemarin. Di depan hakim dan juri, seluruh terdakwa berkeras menyatakan tidak bersalah atas semua tuduhan.
Ke empat terdakwa itu ialah vokalis Rafal 'Rasta' T. Piotrowski (31), gitaris Waclaw 'Vogg' J. Kieltyka (35), bassis Hubert E. Wiecek (30), dan drummer Michal M. Lysejko (27). Ketika memasuki ruang sidang, mereka mengenakan seragam terusan penjara warna kuning, dan semuanya diborgol. Seluruhnya didampingi penerjemah sepanjang sidang. Namun, mereka tidak banyak bicara dan menyampaikan pembelaan dalam bahasa Inggris.
"Saya tidak bersalah," kata Lysejko dengan aksen Polandia kental kepada hakim, seperti dilansir dari laman Associated Press, Rabu (25/10).
Seluruh anggota band Decapitated kini dibui. Jika ingin dilepas sementara, ke empatnya masing-masing harus membayar jaminan USD 100 ribu, ditambah harus menyerahkan paspor.
Kuasa hukum Piotrowski, Jeffry Finer, mencoba membela kliennya dengan menyatakan dia punya saksi bisa mementahkan seluruh dakwaan jaksa penuntut umum. Dia juga mencoba meyakinkan kliennya sudah beberapa kali bolak-balik ke AS, dan selalu berlaku baik.
Piotrowski dan Kieltyka dijerat dengan dakwaan pemerkosaan tingkat dua. Sedangkan Wiecek dan Lysejko dituduh melakukan pemerkosaan tingkat tiga. Kasus mereka disidangkan di Pengadilan Spokane, Washington, Amerika Serikat.
Peristiwa itu terjadi ketika mereka berpesta di dalam bus tur band, usai menggelar konser di Spokane pada 31 Agustus lalu. Mereka sedang menggelar tur konser bersama dengan band asal Australia, Thy Art is Murder.
Dalam dakwaan disebutkan, korban mengatakan dia datang menonton konser Decapitated di Spokane bersama seorang temannya. Setelahnya, empat anggota band mengajaknya minum-minum di bus. Selama itu, korban mengaku mulai merasa tidak nyaman.
Kemudian, korban pergi ke toilet di bus dan dikuntit oleh seorang anggota band dan memaksa masuk. Korban mendorongnya.
"Namun, anggota band itu memegang tangan korban dan membalikkan badannya sehingga dia menghadap wastafel dan kaca di kamar mandi. Dia melihat dari kaca kalau seluruh anggota band bergantian memperkosanya," demikian seperti dikutip dalam surat dakwaan.
Rekan korban juga mengatakan kepada polisi kalau seluruh anggota band memperkosa. Kemudian dia membantu korban dan memakaikan pakaiannya, kemudian membopongnya keluar dari bus. Korban kemudian pergi dan menelepon nomor darurat 911. Panggilan itu direspon dan polisi lantas menjemputnya di lokasi konser. Namun, polisi sudah kehilangan jejak bus tur band Decapitated.
Di dalam dokumen itu dipaparkan kalau polisi kemudian membawa korban ke rumah sakit buat divisum. Dalam laporannya, dokter menulis korban mengalami memar pada lengan bagian atas akibat dicengkeram dan sejumlah cidera lain.
Meski demikian saat diperiksa polisi, seluruh anggota band Decapitated memberikan keterangan berbeda-beda. Drummer Michal M. Lysejko mengatakan dia tidak mengenal korban ketika polisi menunjukkan fotonya. Sedangkan gitaris Waclaw 'Vogg' J. Kieltyka hanya mengakui cuma dua rekannya yang bersenggama dengan korban di toilet bus.
Kemudian vokalis Rafal 'Rasta' T. Piotrowski mengatakan kalau korban cuma ikut berpesta di dalam bus, dan menolak memberi keterangan lanjutan. Sedangkan menurut bassis Hubert E. Wiecek, dia melihat kedua perempuan itu di dalam bus, tetapi tidak tahu apa yang terjadi kemudian.
Baca juga:
Disangka menculik, anggota band death metal Decapitated ditangkap
Tak cuma menculik, band metal Decapitated juga disangka memperkosa
Seluruh anggota band Decapitated mulai diadili karena memperkosa