LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Amerika puji langkah Indonesia blokir situs Islam radikal

Dubes AS Robert Blake mengatakan Google dan Facebook bisa dilibatkan memblokir situs simpatisan ISIS

2015-04-16 08:41:00
Kominfo blokir situs Islam
Advertisement

Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Robert Blake, mengapresiasi kebijakan Kementerian Komunikasi dan Informatika yang memblokir 22 situs diduga menyebar paham radikal. Dia menilai hal itu merupakan langkah baik, apalagi tujuannya pencegahan dini guna menangkal pegaruh Islam radikal yang sedang marak.

Terutama situs yang memuat materi propaganda Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atas rekomendasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme. "Pemerintah (Indonesia) punya kewenangan sendiri dalam mencegah peredaran ISIS di negaranya dan saya pikir (blokir) hal yang baik," kata Blake saat ditemui di Jakarta kemarin (15/4) malam.

Dubes AS mengatakan perusahaan-perusahaan negaranya yang kini mengendalikan arus informasi Internet dunia sebetulnya bisa diajak bekerja sama untuk membendung radikalisme dunia maya. Namun karena cakupan luas, dia mengatakan fokus semua negara kini sebaiknya mengatasi meluasnya pengaruh ISIS terlebih dulu.

Advertisement

"Sebenarnya situs tersebut dapat di-block langsung oleh Google sehingga tidak dapat diakses umum. Atau Facebook juga dapat menomaktifkan akun yang ditengarai mengandung unsur radikalisme," tuturnya.

"Amerika sendiri tidak terlalu mempedulikan media sosial atau situs radikalis. Namun Amerika sangat concern dengan pengaruh ISIS," imbuh Blake.

Amerika sebagai negara Adi Daya juga kewalahan menghadang manuver ISIS di dunia maya. Karena itu bantuan dari negara-negara muslim untuk menyebar paham beragama yang lebih moderat jadi suatu keharusan.

Advertisement

"Indonesia sebagai negara dengan mayoritas Islam terbesar kami harap dapat memberikan pengetahuan sesungguhnya tentang Islam sehingga gerakan ISIS dapat tertangkal ke depannya," kata Blake.

Pekan lalu, Forum Penanggulangan Situs Internet Bermuatan Negatif (PSIBN), yang berada di bawah naungan Kominfo, akhirnya membuka blokir 12 situs, mayoritas berisi materi-materi Islam, setelah sempat dianggap menyebarkan gagasan radikal.

Namun pemerintah tetap memblokir tujuh (7) situs. Pengelola diberikan kesempatan untuk melakukan pertemuan dengan Kemkominfo jika merasa tidak menyebar konten radikal.

Adapun, 7 situs yang masih diblokir sebagai berikut; ghur4ba.blogspot.com, thoriquna.com, kafilahmujahid.com, lasdipo.com, muqawamah.com, daulahislam.com, dan dakwahmedia.com.

Baca juga:
Jokowi: Hal berkaitan dengan terorisme negara harus menang
FMPP se Jawa-Madura sepakat nyatakan ISIS sama dengan begal
Cegah ISIS, Pesantren di Jawa Timur gelar musyawarah
Ancaman ISIS, Polda Jateng kerahkan Brimob di Nusakambangan
JK undang MUI dan pimpinan ormas Islam bahas ISIS
Panglima TNI: ISIS datang kita habisi, kita sikat semua!

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.