FMPP se Jawa-Madura sepakat nyatakan ISIS sama dengan begal
Merdeka.com - Forum Musyawarah Pondok Pesantren se-Jawa-Madura terkait ISIS menyepakati bahwa ISIS sama dengan begal. Keputusan tersebut diambil setelah terjadi perdebatan dengan mendasarkan pada Al Quran, Hadist dan kitab-kitab yang menjadi dasar pengajaran pesantren salaf pada Rabu (15/4) malam sekitar pukul 23.45 WIB.
Ada tiga pendapat dalam bahtsul masail terkait ISIS, menurut pandangan syariat kelompok harokah Islam yang dianggap bertentangan dengan ajaran Islam Ahlisunnah Wal Jamaah.
Pertama dari aspek politik (siyasah), ISIS tergolong pemberontak (ahlul baghyi) karena dianggap memiliki ta'wil sa'igh. Kedua dari aspek ideology (aqidah), ulama berbeda pendapat, satu pendapat mengatakan kafir dan pendapat lain mengatakan tidak kafir. Dan ketiga dari aspek aksi (harokah), aksi ISIS dianggap sebagai tindakan qutto'ut thoriq (begal/rampok).
"Keputusan Komisi A yang membahas soal ISIS dan radikalisme global disepakati ada tiga putusan. Yakni ISIS itu sama dengan pemberontak, sama dengan begal dan ada perbedaan mereka kafir dan tidak kafir," kata ketua umum FMPP Gus Ibrahim A Hafidz pada merdeka.com, Kamis (16/4).
Seperti diberitakan sebelumnya, kegiatan bahtsul masa'il Forum Musyawarah Pondok Pesantren (FMPP) 100 pesantren se-Jawa-Madura yang dilaksanakan di Ponpes Lirboyo Kediri 15-16 April 2015, membahas 21 permasalahan terkini menurut pandangan Islam.
21 Pembahasan tersebut dibagi menjadi tiga komisi yakni komisi A,B dan C. Dan masing-masing membahas 7 permasalahan. Kegiatan yang dilaksanakan setahun dua kali ini menjadi ajang pertarungan ilmu debat dengan berdasarkan Al Quran, Hadist dan kitab-kitab yang digunakan sebagai rujukan pesantren salaf Ahlusunnah Wal Jama'ah.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya