Amerika akan Cabut Larangan Perjalanan ke Delapan Negara Afrika
Pembatasan perjalanan diterapkan bulan lalu, untuk mencegah penyebaran virus corona varian Omicron.
Amerika Serikat (AS) akan mencabut larangan perjalanan ke delapan negara Afrika selatan pada malam tahun baru, diumumkan Gedung Putih pada Jumat.
Pembatasan perjalanan diterapkan bulan lalu, untuk mencegah penyebaran virus corona varian Omicron.
Larangan yang dikeluarkan pada 29 November tersebut melarang hampir seluruh warga negara AS yang belum lama berada di Afrika Selatan, Botswana, Zimbabwe, Namibia, Lesotho, Eswatini, Mozambik, dan Malawi.
Dikutip dari laman Al Arabiya, Sabtu (25/12), juru bicara Gedung Putih Kevin Munoz menyampaikan di Twitter, keputusan tersebut direkomendasikan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC).
Munoz mengatakan, larangan perjalanan sementara tersebut memberikan kesempatan bagi para ilmuwan untuk meneliti Omicron dan menyimpulkan vaksinasi efektif melawan efek dari infeksi varian baru tersebut.
"Pembatasan tersebut memberikan kita waktu untuk memahami Omicron dan kita tahu vaksin kita yang ada ampuh melawan Omicron, khususnya (vaksin) penguat (booster)," jelasnya.
Omicron saat ini telah menyebar dengan cepat di seluruh AS, termasuk menginfeksi mereka yang telah divaksinasi. Tapi sebagian besar mereka yang dirawat inap karena Omicron adalah yang belum divaksinasi.
Baca juga:
Ada Varian Omicron, Pemerintah Diminta Larang Masyarakat Pergi ke Luar Negeri
Gara-Gara Omicron, 4.500 Penerbangan Dibatalkan di Seluruh Dunia Saat Natal
Kasus Omicron Tambah 11, Total Jadi 19 di Indonesia
Waspada Omicron, Menkes Minta Penumpang Rute Internasional Patuhi Prosedur Karantina
Seluk Beluk Penanganan Omicron, dari Gejala Hingga Pengobatan
Muncul 21 Infeksi Baru, Thailand Laporkan Klaster Omicron