Ajak pria salaman, kartunis cantik Iran dibui lebih dari 12 tahun
Selain tudingan zina akibat salaman bukan muhrim, Atena Farghadani (29) dihukum akibat mengolok-olok pemerintah
Atena Farghadani (29) ditahan sejak Februari tahun ini karena menggambarkan pemerintahan Iran sebagai kumpulan monyet dan kambing. Belakangan, hukuman kartunis wanita itu bisa bertambah berat, hanya karena dia menyalami pengacaranya, seorang laki-laki, di penjara.
Laman the Independent melaporkan, Senin (14/9), Farghadani oleh Pengadilan Teheran pada 1 Juni lalu sudah divonis 12 tahun penjara. Selain kartun-kartunnya dianggap menghina pemerintah, dia dituding mencemarkan nama baik Pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei.
Masalah Farghadani bertambah, setelah sipir memergokinya menjabat tangan sang pengacara, Mohammad Moghimi, saat dikunjungi di Penjara Garchak, lokasi berkumpulnya mayoritas tahanan politik Iran.
Mereka berdua didakwa melakukan zina. Bersentuhan bukan muhrim dihukum cukup berat di Negeri Para Mullah itu. Hukuman penjara yang diterima Farghadani kini hampir pasti lebih dari 12 tahun.
Lembaga hak asasi, Amnesty International, menyebut Iran melakukan pemberangusan sistematis terhadap hak Farghadani menyuarakan pendapatnya. Farghadani kabarnya kini melakukan mogok makan karena hukuman buatnya dianggap tidak adil. Petisi dalam jaringan untuk membebaskan Farghadani telah didukung 10.608 orang.
Farghadani mulai menggambar lima tahun terakhir. Dia keras mengkritik undang-undang Iran yang melarang kontrasepsi sukarela perempuan.
(mdk/ard)