Ahed Tamimi janji lanjutkan perlawanan terhadap Israel
Ahed Tamimi janji lanjutkan perlawanan terhadap Israel. Kasus Tamimi menjadi sorotan internasional ketika dia ditangkap karena menampar tentara Israel di dekat rumahnya di Desa Nabi Saleh, Tepi Barat, Desember lalu.
Remaja Palestina Ahed Tamimi yang hari ini baru saja dibebaskan dari penjara Israel setelah mendekam selama delapan bulan berjanji akan melanjutkan perjuangan melawan pendudukan Israel.
"Dari rumah para syahid, saya katakan: perlawanan akan terus berlanjut sampai pendudukan berakhir," kata dia kepada wartawan selepas keluar dari penjara, seperti dilansir laman Middle East Eye, Minggu (29/7).
"Semua perempuan yang dipenjara tetap kuat, dan saya berterima kasih kepada siapa pun yang memberi dukungan selama saya di penjara."
Kasus Tamimi menjadi sorotan internasional ketika dia ditangkap karena menampar tentara Israel di dekat rumahnya di Desa Nabi Saleh, Tepi Barat, Desember lalu. Ibunya merekam kejadian itu dan menyiarkannya langsung di Facebook. Video itu sontak viral dan Tamimi menjadi simbol perlawanan Palestina terhadap pendudukan Israel.
Tamimi mendapat dukungan internasional. Pengguna dunia maya sampai Presiden palestina Mahmud Abbas memuji sikap Tamimi.
Sorotan media membuat pemerintah Israel memperpanjang masa penahanan Tamimi sampai tiga kali hingga akhirnya dia divonis delapan bulan penjara dan dibebaskan hari ini.
Baca juga:
Remaja Palestina Ahed Tamimi bebas dari penjara Israel
Pasukan Israel serang kompleks Masjid Al Aqsa saat salat Jumat
Gara-gara balon dan layangan, Israel siap gempur Gaza lagi
Penyelidik HAM sebut perawat Razan Najjar sengaja ditembak tentara Israel