Gara-gara balon dan layangan, Israel siap gempur Gaza lagi
Merdeka.com - Media Palestina Quds Press kemarin melaporkan pemerintah Israel mengirimkan surat ancaman kepada para petinggi Hamas melalui intelijen Mesir.
Menurut stasiun televisi Israel Channel 10, dalam surat itu Israel mengatakan siap melancarkan serangan militer ke Gaza jika para pemuda Palestina tidak menghentikan menerbangkan balon dan layang-layang dilengkapi bom molotov ke wilayah Israel.
Kelompok perjuangan rakyat Palestina, Hamas, membalas surat ancaman itu dengan mengatakan mereka akan berhenti menerbangkan layang-layang dan balon setelah Jumat ini sebagai imbalan atas dibukanya gerbang Rafah dan perbaikan ekonomi serta kondisi kemanusiaan di Gaza.

demonstran palestina serang israel pakai layang-layang ©2018 REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa
Laman Middle East Monitor melaporkan, Jumat (20/7), para pemuda Palestina belakangan kerap menerbangkan layang-layang dan balon dilengkapi bom molotov sebagai balasan atas serangan tentara Israel pada demonstrasi besar-besaran memperingati Hari Nakba pada Maret lalu.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan pasukannya menargetkan siapa saja yang menerbangkan balon dan layang-layang itu. Menteri Pendidikan Naftali Bennet bahkan mengatakan anak-anak juga harus jadi target jika melakukan hal sama.
Sejak unjuk rasa besar Maret lalu tentara Israel menewaskan 142 orang Palestina, termasuk delapan anak dan seorang perempuan serta melukai 16.496 lainnya.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya