7 Orang ditemukan tewas ditembak di Australia
Kejahatan diakibatkan senjata jarang sekali terjadi di Australia. Jumlah kejahatannya juga menurun drastis setelah pemerintah memberlakukan aturan kontrol senjata pada 1996.
Sebanyak tujuh mayat ditemukan di sebuah wilayah pedesaan di Australia. Mayat tersebut terdiri dari empat anak-anak dan tiga orang dewasa.
"Tujuh orang tersebut ditemukan di wilayah Margaret River tepatnya di sebuah rumah di Osmington," kata Komisaris Polisi Australia Barat, Chris Dawson, dalam sebuah konferensi pers, Jumat (11/5).
Belum diketahui rincian penyebab kematian tujuh orang tersebut. Namun Dawson mengatakan bahwa senjata api ditemukan di TKP dan di tubuh para korban terdapat luka tembak.
"Saya hanya bisa mengatakan bahwa ini situasi yang benar-benar mengerikan," ungkap Dawson, dikutip dari Reuters.
Kejahatan diakibatkan senjata jarang sekali terjadi di Australia. Jumlah kejahatannya juga menurun drastis setelah pemerintah memberlakukan aturan kontrol senjata pada 1996.
Pembunuhan terhadap 35 orang di Tasmania yang dilakukan oleh pria bersenjata yang mendorong pemerintah untuk memberlakukan aturan tersebut.
Saat itu, pemerintah membeli kembali dan menyita jutaan senjata api milik penduduk. Selain itu, pemerintah pun mempersulit aturan kepemilikan senjata baru bagi warganya.
Baca juga:
Konsulat RI di Darwin akan perkuat kerja sama dengan Bali
Ketika Presiden Prancis Emmanuel Macron sebut 'lezat' ke istri PM Australia
Gara-gara bau durian, ratusan orang dievakuasi dari universitas di Australia
Bocah Sydney bertualang naik Go-Jek di Bali, bolos sekolah dan tak izin ortu
Kemendes gandeng perguruan tinggi Australia bangun pedesaan
Bocah laki-laki 12 tahun asal Australia, 'nekat' ke Bali dan jalan-jalan naik Gojek