LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

57.000 Warga Honduras terancam diusir dari AS

Warga Honduras adalah kalangan kewarganegaraan terbesar di bawah program TPS yang akan kehilangan status mereka. Status itu diberikan untuk Honduras, bersama dengan Nikaragua, pada 1999 sesudah bencana Badai Mitch terjadi.

2018-05-05 18:11:00
Honduras
Advertisement

Pemerintah Amerika Serikat menyudahi perlindungan sementara bagi para imigran Honduras di AS pada 5 Januari 2020, yang berarti 57.000 warga negara itu terancam dideportasi.

Langkah itu merupakan yang terbaru dari serangkaian keputusan yang diambil Presiden AS Donald Trump untuk menghapuskan status perlindungan sementara (TPS), yang diberikan kepada para imigran setelah peristiwa-peristiwa bencana alam dan konflik yang disertai kekerasan hingga membuat mereka tidak bisa kembali secara aman ke negara-negara tempat mereka berasal.

Trump telah mengecam pergerakan rombongan imigran, sebagian besar berangkat dari Amerika Tengah, yang telah melintasi Meksiko dengan harapan dapat memasuki Amerika Serikat dari San Diego.

Advertisement

Banyak pihak mengatakan rombongan itu pergi untuk mengamankan diri dari kekerasan dan kerusuhan politik di negara mereka dan berharap dapat mengajukan suaka di pengadilan-pengadilan imigrasi AS.

Duta besar Honduras untuk Amerika Serikat, Marlon Tabora, dikutip dari Antara, Sabtu (5/5), mengatakan keadaan kondisi di negara itu tidak memungkinkan untuk mengembalikan puluhan ribu orang ke tanah air.

"Keluarga-keluarga ini sudah tinggal di Amerika Serikat selama 20 tahun dan membaurkan kembali mereka ke negara itu tidak semudah jika mereka yang memutuskan untuk kembali," katanya.

Advertisement

Warga Honduras adalah kalangan kewarganegaraan terbesar di bawah program TPS yang akan kehilangan status mereka. Status itu diberikan untuk Honduras, bersama dengan Nikaragua, pada 1999 sesudah bencana Badai Mitch terjadi.

Pemerintah AS mengatakan pihaknya telah melakukan kajian dan melihat bahwa keadaan di Honduras setelah badai sudah membaik. Kerangka waktu 18 bulan untuk mengakhiri program itu akan memberikan kesempatan kepada "orang-orang dengan TPS untuk menyiapkan keberangkatan mereka atau mengupakan imigrasi alternatif yang sah secara hukum," kata Departemen Keamanan Dalam Negeri dalam siaran pers.

Pada Januari, pemerintahan Trump mengakhiri program TPS bagi sekitar 200.000 warga Salvador, yang sebelumnya diizinkan untuk tinggal dan bekerja di Amerika Serikat sejak 2001. Status mereka akan berakhhir pada 2019.

Sebagian besar negara-negara lain yang dikenai kajian TPS telah dihapuskan, kecuali untuk Suriah karena negara itu sedang berada dalam perang. Pemerintah AS juga baru-baru ini menutup program itu untuk Haiti dan Nepal.

Baca juga:
Ini lokasi helikopter jatuh yang tewaskan kakak Presiden Honduras
Kakak Presiden Honduras tewas dalam kecelakaan helikopter
Ketatnya pengamanan transfer napi gangster di Honduras
Intip kesiapan kontestan Miss Gay Tegucigalpa 2017 di balik panggung
Seperti ini rupa truk gencet bus sekolah di Honduras, 16 orang tewas
Mabuk, sopir truk tabrak bus sekolah di Honduras tewaskan 16 orang

(mdk/frh)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.