5 Bandara Ini Miliki Landasan Pacu Paling Mengerikan di Dunia
Akibat letak geografis, kondisi alam serta cuaca, sejumlah landasan pacu di beberapa negara ini dinobatkan sebagai bandara paling mengerikan di dunia. Bahkan, nyawa penumpang hingga masyarakat di sekitarnya jadi taruhan. Apabila satu kesalahan diperbuat, fatal akibatnya.
Akibat letak geografis, kondisi alam serta cuaca, sejumlah landasan pacu di beberapa negara ini dinobatkan sebagai bandara paling mengerikan di dunia.
Bahkan, nyawa penumpang hingga masyarakat di sekitarnya jadi taruhan. Apabila satu kesalahan diperbuat, fatal akibatnya.
Para pilot yang hendak mendarat ke bandara ini pun harus mempelajari medan dengan baik serta teliti demi mneghindari kemungkinan terburuk.
Seperti dikutip dari interestingengineering.com, Sabtu (22/12), berikut 5 bandara dengan landasan pacu paling mengerikan di dunia.
1. Narsarsuaq Airport, Greenland
Mirip dengan Antartika, bandara ekstrem yang ada di Greenland ini suhunya sangat dingin dan selalu tertutup es.
Selain diselimuti es yang licin, landasan pacu ini disebut oleh para pilot sebagai yang paling sulit di dunia.
Badai menciptakan turbulensi yang intens dan visibilitas yang rendah, menjadikannya bandara terburuk di dunia untuk staf penerbangan maupun penumpang.
Gunung berapi aktif di dekatnya juga biasanya meletus, mengirimkan abu ke awan yang dapat menghentikan dan menghancurkan mesin. Waktu pendaratan juga merupakan salah satu hal yang harus pilot pertimbangkan.
2. MCAS Futenma, Okinawa
Bandara ini terletak di Stasiun Udara Korps Marinir AS di Okinawa, Jepang. Angkatan Laut dan Korps Marinir menempatkannya sebagai bandara paling berbahaya di dunia di mana F / A-18 Hornets dan V-22 Osprey terus mendarat.
Area ini secara strategis penting bagi militer AS, yang merupakan bagian dari basis pertahanan.
Alasan bandara ini disebut sangat berbahaya adalah karena adanya perumahan dengan tingkat kepadatan yang tinggi, yang bertempat di sekitar bandara.
Hal ini menjadikannya sebagai salah satu bandara terburuk di Asia dan menjadi masalah bagi sebagian besar maskapai.
3. Madeira Airport, Portugal
Jalur pendaratan di bandara ini terletak di antara tebing curam dan pantai. Pilot tidak punya cukup ruang untuk mendarat.
Ketika sebuah proyek ekspansi direncanakan, desainer melihat bahwa satu-satunya pilihan adalah membangun serangkaian platform di pulau buatan yang memanjang dari landasan pacu saat ini.
4. McMurdo, Antartika
Tidak banyak orang bepergian ke Antartika. Selain tak banyak yang dilihat, lokasi ini juga bersuhu dingin yang ekstrem. Landasan pacunya tidak terlalu pendek, tetapi terbuat dari es yang dapat menyebabkan pesawat berjalan miring jika pendaratannya tidak sempurna.
5. Gibraltar International Airport, Gibraltar
Gibraltar International Airport bisa dibilang sebagai bandara paling ekstrem di Eropa Selatan. Meskipun landasan ini tidak terlalu sulit untuk digunakan bagi pendaratan pesawat, fitur desain yang menarik membuatnya sangat berbahaya.
Jalan utama di daerah itu, Winston Churchill Avenue, memotong landasan pacu dan harus ditutup ketika pesawat harus mendarat. Ada lampu lalu lintas di jalan, guna memberitahu mobil untuk berhenti.
Sumber: Liputan6
Baca juga:
Libur Natal, Pergerakan Penumpang di Bandara Kelolaan AP II Tembus 366.000 Orang
Bandara Ngurah Rai Buka Akses Connecting Flight Internasional ke Domestik
Selama 4 Tahun, Pemerintah Jokowi-JK Bangun 10 Bandara Baru
Luhut Sebut Bandara NYIA Tahan Gempa Hingga 8,8 SR dan Tsunami
Libur Natal dan Tahun Baru, Bandara Adisutjipto Tambah 30 Penerbangan Ekstra
Libur Akhir Tahun, 4,6 Juta Penumpang Diprediksi Padati Bandara Soekarno-Hatta
AP II Prediksi 7,4 Juta Penumpang Terbang Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2019