4.000 Tentara AS tiba di Polandia, Rusia mengaku terancam
Sebanyak 4.000 tentara AS telah tiba di Polandia. Hal ini dianggap sebagai ancaman oleh Rusia. Lewat juru bicara kepresidenan, Rusia mengakui merasa terancam dan menganggap hal tersebut wajar karena ada tambahan militer asing di negara tetangga.
Rusia protes atas keberadaan ribuan tentara Amerika Serikat dan NATO di Polandia. Menurut mereka, penyebaran sebagian besar tentara permanen AS yang ada di Eropa Timur merupakan sebuah ancaman.
Saat ditanya mengenai hal ini, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyebutkan respon Rusia alami, terlebih adanya peningkatan kekuatan militer oleh negara tetangga.
"Kami melihat hal ini sebagai ancaman. Tindakan mereka mengancam kepentingan kita, keamanan kita, terlebih ini adalah kehadiran negara ketiga yang meningkatkan kehadiran militer di dekat perbatasan kami dengan Eropa," ucapnya seperti dilaporkan CNN, Jumat (13/1).
Menurut dia, tidak peduli berapa jumlahnya, peningkatan militer asing di negara tetangga tentunya akan dilihat sebagai ancaman.
"Seribu atau sepuluh ribu (sama saja), yang kita bicarakan tentang peningkatan penambahan militer negara asing," tambah dia.
Awal pekan ini, setidaknya ada 4.000 tentara AS tiba di Jerman sebagai bagian dari rotasi pasukan permanen ke Eropa. Hal ini sebenarnya adalah pengiriman pesan yang jelas dari Pentagon kepada Rusia.
Baca juga:
Militer AS ke Polandia, Rusia pasang pertahanan udara di Moskow
Trump berang saat intelijen AS tuduh Rusia manfaatkan dirinya
Setelah berpaling dari AS, kini Filipina dan Rusia jadi dekat
Jelang pelantikan, Donald Trump dijegal isu mata-mata
Impian Duterte bikin poros China-Filipina-Rusia melawan dunia