Trump berang saat intelijen AS tuduh Rusia manfaatkan dirinya
Merdeka.com - Badan Intelijen Amerika Serikat menuduh Rusia memanfaatkan presiden terpilih Donald Trump untuk kepentingan mereka di AS. Tuduhan intelijen AS ini membuat Trump marah.
Menurut Trump, Rusia tidak mungkin melakukan hal itu pada dirinya. Dia yakin tuduhan terhadap Rusia tidak berdasar.
"Memanfaatkan saya, tidak mungkin. Itu sesuatu yang hanya akan dilakukan Nazi Jerman," ujar Trump, seperti dikutip dari BBC, Kamis (12/1).
Dia menganggap badan intelijen memiliki tuduhan tidak berdasar atas kolusi yang dilakukan Rusia terhadap dirinya. Tak hanya itu, mereka juga menuduh Rusia yang sebenarnya ada di balik terbongkarnya skandal video pelecehan seks Trump.
Badan Intelijen menganggap klaim itu cukup relevan dengan pertemuan singkat yang terjadi antara Trump dengan Barack Obama.
Meski demikian, Trump merasa tudingan seperti ini seharusnya tidak usah disebarkan.
"Informasi seperti ini seharusnya tidak pernah ditulis dan tidak dirilis. Semua ini berita bohong. Hanya orang 'sakit' yang menjadikan semua ini keuntungan," tegasnya.
"Saya pikir ini sangat tidak baik. Sangat memalukan ketika intelijen kita sendiri yang menyebarkannya," lirih Trump. (mdk/che)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya