21 Orang tewas akibat dihantam Topan Roanu di Bangladesh
500 Ribu warga sudah dievakuasi ke 3.500 tempat penampungan.
Sebanyak 21 orang harus meregang nyawa akibat Topan Roanu yang menghantam wilayah pesisir Bangladesh akhir pekan ini. Tak hanya itu, puluhan rumah roboh akibat tanah longsor dan gelombang badai yang memecah tanggung dua tempat di kota pelabuhan Chittagong.
Menteri Manajemen Bencana dan Pertolongan Bangladesh Mofazzal Hossain Chowdhury Maya mengatakan, pihaknya sudah memindahkan sekitar 500 ribu warga di dataran rendah ke 3.500 penampungan.
"Sudah, kami sudah memindahkan sebagian besar warga," ujarnya seperti dikutip dari Reuters, Minggu (22/5).
Dia juga menambahkan warga akan bekerja sama mengatasi kerusakan oleh topan ganas tersebut. Sementara itu, beberapa warga terluka sebab angin kencang merusak rumah dan menumbangkan pohon serta tiang listrik.
Akibat dari topan ini juga, sebagian wilayah tergenang air lebih dari satu meter. Hal ini melebihi ketinggian air pasang normal di Bangladesh.
Penerbangan di Banda Udara Chittagong banyak yang dibatalkan, dan otoritas keamanan laut membatasi pergerakan semua kapal di pelabuhan.
Bangladesh sering kali diterpa topan. Pada 2007, lebih dari 3.000 warga tewas akibat Topan Sidr. Sementara, sekitar 200 warga meninggal untuk akibat Topan Aila pada 2009.
Baca juga:
Banjir tenggelamkan mobil dan rumah-rumah di Sri lanka
Parahnya longsor di Sri Lanka hingga membuat ratusan orang hilang
Kisah mencengangkan empat bayi ajaib selamat dari bencana
Rintik hujan seukuran bola golf hancurkan ribuan rumah di Myanmar
Pandangan udara hancurnya kota di Jepang akibat gempa 7,3 SR
Gempa tewaskan 430 jiwa, bencana terburuk Ekuador abad ini