2 Orang Argentina ditangkap dalam penyelidikan kokain di Kedutaan Rusia
Penyelidikan tersebut menghasilkan penangkapan penjual narkoba, dengan pelaku seorang Polisi Argentina dan warga negara Amerika Selatan lainnya.
Pemerintah Argentina mengatakan enam pelaku pedagang narkoba ditangkap dengan bukti 389 kilogram (858 pon) kokain yang ditemukan di Kedutaan Rusia di Buenos Aires, Kemarin.
Operasi narkoba ini berawal dari penyelidikan yang dimulai pada 2016. Saat itu, Duta Besar Rusia Victor Koronelli melaporkan pada pemerintah daerah bahwa ada pelaku perdagangan narkoba yang mencoba memindahkan 16 kantong kokain dari Kedutaan Rusia di Buenos Aires, Argentina melalui penerbangan diplomatik.
Sebagai bagian dari operasi Polisi Argentina dan Rusia yang belum pernah terjadi sebelumnya, pihak berwenang mengganti 16 kantong kokain dengan tepung saat barang-barang itu masih di kedutaan.
"(Termasuk) perangkat pelacak atau GPS yang diletakkan di koper yang akan digunakan untuk mengirim kiriman ke Rusia, yang merupakan tujuannya," kata Menteri Keamanan Argentina Patricia Bullrich, seperti dilansir dari laman Reuters, Jumat (23/2).
Penyelidikan tersebut menghasilkan penangkapan penjual narkoba pada hari Rabu, dengan pelaku seorang Polisi Argentina dan warga negara Amerika Selatan lainnya.
Bullrich mengatakan, pelaku lain yang terlibat dalam skema operasi narkoba tersebut ditangkap di Rusia, sementara salah satu pemimpin yang merencanakan masih dalam pencarian.
Baca juga:
Culik anak sendiri, Jorge dan teman wanitanya dideportasi ke Argentina
30 Persen saraf berfungsi, penculik bocah Argentina batal diamputasi
Ogah balik ke Argentina, penculik Alum sayat urat nadi hingga nyaris putus
Ungkap penculikan anak, Kepolisian Indonesia dipuji di Argentina
Bertemu Kapolri, Dubes Argentina berterima kasih membantu menemukan bocah Alum
Pekan ini, Alum akan segera dipulangkan ke Argentina
Langgar aturan imigrasi, Ayah bocah Alum dan pacarnya masih ditahan