LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. CEK FAKTA

Cek Fakta: Video Anak-Anak Sedang Tidur Goyang Velocity

Sebuah video beredar yang mengklaim adanya fenomena wabah TikTok velocity yang menyerang masyarakat. Apakah klaim tersebut benar?

Kamis, 08 Mei 2025 15:56:00
cek fakta
Gambar tangkapan layar video yang diklaim merupakan fenomena wabah TikTok velocity menjangkit warga. (© 2025 Liputan6.com)
Advertisement

Sebuah video diklaim menunjukkan dampak buruk dari fenomena TikTok velocity telah menyebar di media sosial. Video tersebut mulai beredar di aplikasi pesan WhatsApp pada tanggal 8 Mei 2025.

Video berdurasi 2 menit 12 detik itu menampilkan sekelompok anak-anak yang tampak menepuk tangan tanpa henti meskipun mereka dikatakan sedang tidur nyenyak. Selain anak-anak, fenomena ini juga dilaporkan telah menyerang sejumlah orang dewasa.

Video ini kemudian diidentifikasi sebagai bagian dari fenomena buruk dampak TikTok velocity sindrom yang sedang marak di kalangan masyarakat. "FENOMENA WABH TIKTOK VELOCITY SINDROM MEREBAK LUAS," demikian bunyi narasi dalam video tersebut.

Apakah video ini benar-benar mencerminkan fenomena wabah TikTok velocity yang semakin meluas di masyarakat? Mari kita telusuri lebih lanjut mengenai hal ini.

Advertisement

Penelusuran Fakta

Gambar tangkapan layar video yang diklaim merupakan fenomena wabah TikTok velocity menjangkit warga. © 2025 Liputan6.com

Liputan6.com melakukan pemeriksaan fakta terhadap sebuah video yang disebut-sebut sebagai fenomena wabah TikTok velocity yang menyerang masyarakat.

Dalam penelusurannya, terungkap bahwa video yang sama juga dapat ditemukan di platform berbagi video YouTube. Video tersebut berjudul "Viral! Wabah velocity sindrom merebak! Waspada! #beritaterkini #parodiberita #videolucu #viralvideos" dan diunggah oleh channel YouTube Bale Films pada tanggal 9 April 2025. Berikut adalah tangkapan layarnya dari video tersebut.

Advertisement

Gambar tangkapan layar video dari channel YouTube Bale Films.Dalam narasinya, channel YouTube Bale Films menjelaskan bahwa video tersebut merupakan parodi yang mengangkat tren velocity yang sedang marak di TikTok. Jika penonton memperhatikan dengan seksama dan menonton hingga akhir, mereka akan menemukan disclaimer yang menyatakan "konten ini hanya parodi".

Dalam penjelasannya, channel tersebut menuliskan, "Sebuah parody berita tentang fenomena yang terjadi saat ini dimana velocity benar-benar merebak di seluruh masyarakat Indonesia dan menuai pro kontra. Parody berita bersifat fiktif/ fiksi/ atau rekaan semata alias humor dengan tambahan elemen komedi dan unsur-unsur hyperbolic yang kental. MOHON BIJAK DALAM MENONTON DAN BIJAK DALAM MENYEBARKANNYA!"

Selain itu, Bale Films juga mencantumkan dalam profilnya bahwa video yang mereka produksi di YouTube adalah konten hiburan. Channel ini memiliki beberapa video parodi berita lainnya, termasuk tentang wabah velocity dan seorang pria yang menikah dengan AI.

Dalam profilnya, mereka menyatakan, "Hallo selamat datang di channel Bale Films, Sebuah kelompok penggiat film yang memuat video hiburan berbentuk film pendek, film series, video lucu dan inspiratif juga konten-konten sketsa menarik."

Menurut informasi yang dikutip dari Liputan6.com, tren velocity di TikTok mulai dikenal luas pada bulan Maret 2025. Istilah velocity berasal dari bahasa Inggris yang berarti kecepatan. Dalam konteks ini, istilah tersebut merujuk pada kemampuan untuk mempercepat atau memperlambat bagian-bagian tertentu dari video, sehingga menciptakan efek visual yang menarik.

Efek ini sangat bermanfaat dalam video dance atau kreasi lainnya, di mana gerakan tertentu dapat diperlambat untuk memberikan kesan yang lebih dramatis.

Efek velocity memberikan kebebasan bagi pengguna untuk menambahkan unsur artistik dalam video mereka, baik dengan mempercepat maupun memperlambat gerakan.

Dalam banyak video, seperti gerakan tangan yang membentuk hati atau momen-momen penting lainnya, efek velocity memberikan kesan slow motion atau mempercepat gerakan untuk menambah daya tarik visual. Selain itu, penggunaan efek ini sering kali disertai dengan musik yang mendukung transisi, sehingga menciptakan suasana yang lebih hidup dan menarik perhatian penonton.

Dengan demikian, efek velocity tidak hanya membuat video lebih menarik tetapi juga meningkatkan peluang video tersebut untuk menjadi viral di platform tersebut.

Saking populernya, tren velocity ini bahkan sampai ke Istana Kepresidenan. Pada tanggal 31 Maret 2025, saat Open House perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah, Presiden Prabowo ikut berjoget velocity. Informasi ini diambil dari artikel berjudul "Tutup Acara Open House di Istana, Prabowo Joget Velocity" yang dipublikasikan di Liputan6.com pada hari yang sama.

Presiden Prabowo Subianto ikut joget velocity bersama para jurnalis di Istana Merdeka Jakarta, Senin (1/3/2025). (Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra)Pada awalnya, Prabowo mendekati masyarakat yang hadir di halaman tengah Istana Kepresidenan Jakarta saat Open House. Setelah itu, ia meluangkan waktu untuk berfoto bersama wartawan yang meliput acara tersebut sebelum menuju ruang kredensial Istana. Para wartawan kemudian mengajak mantan Danjen Kopassus tersebut untuk membuat video dengan gaya yang sedang tren, yaitu velocity. "Velocity Pak, velocity Pak," seru para awak media sambil mengajak Prabowo.

Prabowo pun mengiyakan ajakan tersebut dan tetap berdiri di tempatnya saat berfoto. Ia terlihat mengikuti gerakan joget velocity sambil diajari oleh wartawan. "Saya ikuti," ucap Prabowo Subianto. Setelah melakukan gerakan tersebut, mantan Menteri Pertahanan itu memenuhi permintaan seorang awak media untuk menandatangani kaos. Sebagai penutup sesi foto, Prabowo melambaikan tangan ke arah kamera dan memberikan gerakan silat sebelum akhirnya menuju ke ruang tengah Istana Merdeka.

Referensi: https://www.youtube.com/watch?v=sYa-VRGWv2Y, https://www.liputan6.com/hot/read/5968572/apa-itu-velocity-yang-sedang-viral-di-media-sosial-tiktok-tengah-digandrungi-anak-muda, https://www.liputan6.com/news/read/5982104/tutup-acara-open-house-di-istana-prabowo-joget-velocity

Kesimpulan

Video yang diklaim sebagai fenomena wabah TikTok velocity yang menyerang masyarakat sebenarnya adalah sebuah konten parodi. Konten yang ditampilkan dalam video tersebut tidak mencerminkan kejadian yang nyata di kalangan masyarakat.

Advertisement

Hal ini menunjukkan bahwa tidak semua yang viral di media sosial mencerminkan realitas. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu kritis dan memverifikasi informasi sebelum mempercayainya.

Berita Terbaru
  • Neraca Perdagangan Surplus 71 Bulan Berturut-turut, Januari-Maret 2026 Tembus Rp96 Triliun
  • BPS Catat Inflasi Tahunan April 2026 Tembus 2,42 Persen, Makanan dan Tembakau Jadi Biang Kerok
  • FOTO: Menhan Sjafrie Terima Kunjungan Menhan Jepang di Jakarta
  • Diduga Lecehkan 2 Guru Wanita, Pimpinan Pesantren di Lahat Diusir Warga
  • Fokus Indonesia Timur, Telkomsat Perkuat Infrastruktur Digital Lewat Community Gateway
  • berita paham
  • cek fakta
Artikel ini ditulis oleh
Editor Wisnoe Moerti
T
Reporter Tim Cek Fakta, Hanz Jimenez Salim
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.