Ronald Koeman Bocorkan Kebiasaan buruk Lionel Messi saat Main di Barcelona
Ronald Koeman, mantan pelatih Barcelona, menceritakan kebiasaan unik Lionel Messi ketika masih bermain untuk klub raksasa Catalonia itu.
Mantan pelatih Barcelona, Ronald Koeman, mengungkapkan kebiasaan unik Lionel Messi saat masih berseragam klub raksasa Catalan tersebut. Koeman menyatakan bahwa megabintang asal Argentina itu hanya akan memberikan umpan kepada rekan setim yang benar-benar ia hargai di atas lapangan.
Ia menjabat sebagai pelatih Barcelona dari Agustus 2020 hingga Oktober 2021. Selama masa kepemimpinannya, Koeman menjadi pelatih terakhir Messi di Camp Nou sebelum sang pemain meninggalkan klub dengan status bebas transfer pada musim panas 2021.
Selama periode singkat itu, Koeman menyaksikan bagaimana Messi menjalin hubungan bermain yang kuat dengan Pedri. Gelandang muda asal Spanyol tersebut hampir dipinjamkan setelah bergabung dari Las Palmas, namun akhirnya dipertahankan di tim utama Barcelona. Menurut Koeman, hubungan cepat antara Messi dan Pedri di lapangan menjadi salah satu alasan utama mengapa ia memilih untuk mempertahankan pemain muda tersebut dalam skuad utama Blaugrana.
Terus Beri Umpan ke Pedri
Koeman berbagi pengalaman saat pertama kali mengamati kualitas Pedri dalam sesi latihan di Barcelona. Awalnya, ia mengaku tidak begitu mengenal pemain muda tersebut, namun setelah menyaksikan langsung performanya di lapangan, pandangannya pun berubah.
"Saya adalah pelatih Barcelona pertama yang bertemu Pedri. Saat itu saya tidak tahu siapa dia. Barcelona merekrutnya dari Las Palmas dan rencananya dia akan dipinjamkan," ungkap Koeman.
Setelah dua hari berlatih, Koeman menyadari bahwa Pedri adalah pemain yang sangat berbakat. Ia mencatat bahwa Lionel Messi terlihat berusaha untuk terhubung dengan Pedri, yang menunjukkan betapa istimewanya pemain muda itu.
"Namun setelah dua hari latihan, saya melihat pemain yang benar-benar luar biasa. Yang paling saya perhatikan adalah Lionel Messi terus mencoba terhubung dengannya. Messi hanya memberikan umpan kepada Pedri," lanjutnya.
Koeman juga menekankan bahwa Messi memiliki standar yang sangat tinggi terhadap rekan-rekannya. Jika ia merasa seorang pemain tidak memenuhi kriteria, Messi tidak segan untuk mengabaikannya saat latihan.
"Percayalah, jika Messi tidak menghargai Anda, dia tidak akan memberikan umpan kepada Anda saat latihan. Dia hanya akan mengabaikan Anda. Saya melihat koneksi mereka berkembang dan bagi saya itu menjadi bukti bahwa keputusan mempertahankan Pedri adalah keputusan yang tepat," ujar Koeman.
Masih Paling Berpengaruh
Musim 2020/2021 merupakan tahun terakhir bagi Messi berseragam Barcelona sebelum ia memutuskan untuk meninggalkan klub.
Meskipun klub mengalami masa transisi, pemain yang dikenal dengan julukan La Pulga ini tetap menunjukkan performa yang luar biasa sepanjang musim tersebut.
Messi berhasil mencatatkan lebih dari 50 kontribusi gol di semua kompetisi, dengan rincian 38 gol dan 14 assist dari 47 pertandingan. Selain itu, ia juga berperan penting dalam membantu Barcelona meraih gelar Copa del Rey.
Performa gemilang ini menunjukkan bahwa Messi masih menjadi pemain paling berpengaruh di skuad Blaugrana hingga hari-hari terakhirnya di Camp Nou.
Masih Moncer di Inter Miami
Setelah hampir lima tahun meninggalkan Barcelona, Lionel Messi tetap membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain terbaik di dunia. Pemenang Piala Dunia 2022 ini kini bermain untuk klub Major League Soccer, Inter Miami, setelah bergabung pada musim panas 2023 dengan status bebas transfer, setelah hampir dua dekade berkarier di Eropa.
Memasuki musim MLS 2026, Messi langsung menunjukkan performa yang mengesankan. Pemain berusia 38 tahun ini telah mencetak tiga gol dalam tiga pertandingan awal musim. Ia memulai musim dengan mencetak dua gol saat Inter Miami meraih kemenangan 4-2 atas Orlando City, dan kemudian menambah satu gol lagi dalam kemenangan 2-1 melawan D.C. United pada akhir pekan lalu.
Dengan total 899 gol dalam kariernya, baik di level klub maupun tim nasional, Messi semakin mendekati pencapaian yang sangat monumental. Peraih delapan Ballon d'Or ini memiliki peluang untuk segera bergabung dengan Cristiano Ronaldo sebagai pemain yang berhasil mencetak 900 gol dalam pertandingan kompetitif.