Presiden Inter Milan Desak Stadion San Siro Segera Dihancurkan dan Dibangun Ulang: Kami Terancam Terpinggirkan
Giuseppe Marotta, Presiden Inter Milan, mengajak agar Stadion San Siro segera dihancurkan dan dibangun kembali dengan yang baru.
Giuseppe Marotta, Presiden Inter Milan, mengungkapkan pentingnya segera merobohkan dan membangun kembali Stadion San Siro.
Ia berpendapat jika rencana tersebut tidak segera dilaksanakan, maka kota Milan berisiko tertinggal dalam kompetisi sepak bola modern. Marotta menegaskan otoritas kota tidak boleh lagi menunda keputusan mengenai masa depan San Siro.
Meskipun stadion ini pernah menjadi tuan rumah berbagai acara ikonik, saat ini kondisinya sudah tidak relevan dengan perkembangan zaman.
“Milan adalah salah satu kota paling menarik di Eropa, sedangkan Milan dan Inter mewakili keunggulan kota itu,” kata Marotta, seperti dikutip dari Football Today, Selasa (23/9/2025).
“Namun, kota ini berisiko terpinggirkan dalam lansekap sepak bola. Kota ini tidak lagi dapat menjadi tuan rumah final Liga Champions, dan tidak akan menjadi salah satu kota tuan rumah untuk Euro 2032.”
Marotta juga mengingatkan meskipun San Siro memiliki nilai sejarah yang tinggi bagi kedua klub, penting untuk memikirkan masa depan. “San Siro harus dihormati, tempat ini telah menjadi panggung bagi emosi yang luar biasa dan mewakili sejarah kedua klub. Namun, kami harus menatap ke depan,” tambahnya.
“Ini adalah bangunan usang yang terus-menerus membutuhkan pemeliharaan. Wembley telah dirobohkan dan dibangun kembali, dan di sini juga, ada kebutuhan yang kuat untuk melakukan hal yang sama,” imbuh Marotta.
Pernyataan ini menunjukkan betapa mendesaknya kebutuhan revitalisasi stadion agar bisa bersaing di tingkat internasional. Dengan langkah ini, diharapkan Milan bisa kembali menjadi pusat perhatian dalam dunia sepak bola global.
Bagaimana Rencana Bikin San Siro Baru?
Inter Milan dan AC Milan baru saja mencapai kesepakatan untuk mengambil alih kawasan San Siro dari pemerintah kota. Kedua tim sepak bola ini berencana untuk menghancurkan sekitar 91% dari stadion yang ada saat ini dan menggantinya dengan arena modern yang akan dimiliki secara bersama di lokasi yang berdekatan.
Stadion baru ini direncanakan memiliki kapasitas sekitar 71.000 penonton, dilengkapi dengan berbagai fitur modern seperti skybox dan fasilitas komersial lainnya. Langkah ini menunjukkan komitmen kedua klub untuk menyediakan pengalaman yang lebih baik bagi para penggemar mereka dan memperbarui infrastruktur yang ada.
Tambah Pendapatan Klub
Marotta juga melihat manfaat yang lebih luas dari pelaksanaan proyek ini. Ia menyatakan bahwa proyek tersebut dapat membuka peluang bagi investasi swasta, meningkatkan infrastruktur, serta menciptakan lapangan kerja.
"Saat ini, kami tidak kompetitif di Eropa. Milan dan Inter masing-masing menghasilkan sekitar 80 juta (Rp1,57 triliun) dari stadion, sementara di Eropa, beberapa klub menghasilkan 300 juta (Rp5,89 triliun)," ungkap Marotta.
"Kesenjangan ini berdampak negatif dalam hal daya saing. Dalam 10 tahun terakhir, 153 stadion telah dibangun, sedangkan di Italia, hanya tiga yang telah direnovasi, hanya 1%. Kami sangat membutuhkan stadion baru."
Sumber: Football Today