Casemiro Sindir Jamie Carragher, Menyebut Kritikan Tajam dari Legenda Liverpool itu Dipenuhi Kepahitan
Meskipun kontraknya akan berakhir dan dipastikan meninggalkan Old Trafford, Casemiro berkontribusi besar dalam kebangkitan MU.
Gelandang Manchester United (MU), Casemiro, kembali menunjukkan performa terbaiknya di musim ini. Setelah mengalami masa sulit sebelumnya, gelandang asal Brasil ini berhasil bangkit di bawah bimbingan pelatih Michael Carrick.
Meskipun dipastikan akan meninggalkan Old Trafford pada musim panas ini ketika kontraknya berakhir, Casemiro tetap berperan penting dalam kebangkitan MU yang berhasil mengamankan tiket ke Liga Champions.
Penampilan impresifnya juga membuat banyak kritik yang ditujukan kepadanya mulai mereda, termasuk komentar tajam dari legenda Liverpool, Jamie Carragher.
Balasan Casemiro
Dua tahun lalu, ketika Manchester United mengalami masa sulit, Carragher memberikan kritik tajam kepada Casemiro, bahkan menyarankan agar sang gelandang mempertimbangkan untuk pensiun sebelum sepak bola "meninggalkannya".
"Ini harus dihentikan karena kita sedang melihat salah satu pemain hebat di era modern. Saya selalu ingat ungkapan 'tinggalkan sepak bola sebelum sepak bola meninggalkanmu'. Sepak bola sudah meninggalkannya," ungkap Carragher saat itu.
"Di level tertinggi ini, dia harus mengakhirinya dan pergi. Pemain dengan level seperti dia tidak pantas mempermalukan dirinya sendiri dengan penampilan seperti itu hingga ditertawakan Crystal Palace," lanjutnya.
Sekarang, setelah kembali menunjukkan performa yang mengesankan, Casemiro memberikan tanggapan atas komentar tersebut. Ia berpendapat bahwa kritik Carragher mungkin berasal dari rasa sakit hati akibat kekalahan Liverpool dari Real Madrid di final Liga Champions.
"Semua orang bebas mengatakan apa pun di televisi. Saya bukan orang yang suka terlibat dalam hal seperti itu," kata Casemiro kepada TNT Sports Brasil.
"Namun, itu cukup normal, karena saya memenangkan dua gelar Liga Champions melawan timnya. Mungkin setelah Anda kalah dua kali dari klub saya, masih ada sedikit kepahitan di sana," tutupnya.
Karier Apik Casemiro
Selama memperkuat Real Madrid, Casemiro telah berperan penting dalam dominasi klub Spanyol tersebut di kancah Eropa.
Ia berhasil meraih lima trofi Liga Champions, termasuk dua kali menghadapi Liverpool di final pada tahun 2018 dan 2022. Keberhasilan ini tampaknya masih membekas dalam rivalitas antara Real Madrid dan Liverpool, yang kemudian diungkapkan oleh Casemiro saat menanggapi kritik dari Carragher.
Komentar tersebut langsung menarik perhatian publik karena dianggap sebagai sindiran yang tajam, namun tetap disampaikan dengan cara yang santai.
Carragher mengakui bahwa dia salah dalam menilai Casemiro
Menariknya, Jamie Carragher akhir-akhir ini mulai mengubah pandangannya tentang Casemiro. Ia mengakui bahwa performa gelandang tersebut saat ini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. "Melihat apa yang dia tampilkan musim ini di Premier League, bukan hanya saat melawan Fulham, tetapi juga ketika menghadapi Arsenal dan Manchester City, Casemiro berhak penuh untuk membalas saya," ujar Carragher. "Dia bisa saja berkata kepada saya, 'tinggalkan dunia pundit sebelum dunia pundit meninggalkanmu!' Saya pantas mendapatkannya. Kredit untuknya, dia terlihat seperti pemain yang benar-benar berbeda," tambahnya.
Menanggapi komentar tersebut, Casemiro memilih untuk memberikan respon yang tenang dan menegaskan bahwa ia tidak menyimpan rasa dendam terhadap Carragher. "Saya menghormati pendapatnya. Saya tidak merasa kesal. Yang terpenting adalah dia mengakui bahwa dirinya salah dan mengubah opininya. Itulah yang paling penting," tutup Casemiro. Dengan sikap yang positif, Casemiro menunjukkan kedewasaan dalam menghadapi kritik dan mengapresiasi perubahan pandangan yang dilakukan oleh mantan pemain Liverpool tersebut.
Sumber: Manchester Evening News