Trent Alexander-Arnold Bongkar Suasana Ruang Ganti Real Madrid: Rasanya Seperti di Rumah Sendiri!
Trent Alexander-Arnold mengungkapkan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat yang diterimanya di ruang ganti Real Madrid setelah meninggalkan Liverpool.
Trent Alexander-Arnold menyatakan bahwa penampilannya dalam membantu Real Madrid meraih kemenangan 3-0 atas RB Salzburg di Piala Dunia Antarklub 2025 adalah yang terbaik sejak ia bergabung dengan klub raksasa Spanyol tersebut. Pertandingan yang berlangsung pada Jumat WIB (27-6-2025/9) itu memastikan Madrid melaju ke fase gugur sebagai juara Grup H.
Selain hasil positif di lapangan, hal lain yang menarik perhatian adalah bagaimana sambutan hangat dari rekan-rekan barunya di Real Madrid turut memudahkan proses adaptasinya. "Mereka membuat saya langsung merasa seperti di rumah sendiri," ujar Alexander-Arnold setelah pertandingan.
Tak Butuh Waktu Lama Beradaptasi
Pemain yang sebelumnya berkarier di Liverpool sejak masa akademi kini telah bergabung dengan Real Madrid melalui jendela transfer khusus menjelang Piala Dunia Antarklub 2025. Tanpa memerlukan waktu lama untuk beradaptasi, ia langsung diturunkan sebagai starter dalam tiga pertandingan fase grup dan menunjukkan performa yang konsisten.
"Semua pemain membuat saya terkesan. Saat masih menghadapi Real Madrid dulu, saya sudah tahu mereka semua pemain kelas dunia," ujarnya.
"Namun, yang mengejutkan adalah suasana di ruang ganti. Ketika saya pertama kali masuk, saya mengira suasananya akan terasa menakutkan. Namun, kenyataannya sangat hangat dan menyambut. Itu luar biasa. Mereka benar-benar membuat saya merasa nyaman, dan hal itu memberikan kepercayaan diri untuk tampil maksimal," ungkap Trent.
Pemain berusia 25 tahun ini juga menegaskan bahwa proses penyesuaian dirinya telah selesai. "Sekarang fase adaptasi sudah selesai. Saatnya melangkah maju, menjadi pemain terbaik yang saya bisa, dan membantu tim meraih kemenangan sebanyak mungkin, dimulai dari kompetisi ini," tegasnya.
Belajar Bahasa Spanyol
Salah satu faktor utama yang mendukung proses adaptasi Trent adalah usahanya dalam mempelajari bahasa Spanyol sebelum ia pindah. Dalam konferensi pers saat perkenalan, ia telah menunjukkan kemampuan berbahasa Spanyolnya, yang berhasil menarik perhatian publik dan media di Spanyol. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa memahami percakapan sehari-hari masih menjadi tantangan tersendiri.
"Berbicara dan ikut terlibat dalam percakapan itu lebih sulit. Saya berusaha keras memahami apa yang dikatakan orang-orang di sekitar saya," ungkapnya.
Di sisi lain, ia memberikan pujian kepada pelatih Xabi Alonso dan staf kepelatihan yang selalu siap membantunya dalam memahami instruksi taktik. "Pelatih sering berbicara langsung kepada saya untuk memastikan saya benar-benar paham. Semua pertemuan dilakukan dalam bahasa Spanyol, tapi mereka rela meluangkan waktu untuk menjelaskan ulang. Jadi, memang ada perbedaan, tapi pada akhirnya ini semua tetap tentang sepak bola," jelas Trent.
Sumber: TNT Sports